I Gede Ary Astina alias Jrx dalam ruang sidang didampingi penasehat hukumnya di PN Denpasar, Selasa (20/10/2020). (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2020)
I Gede Ary Astina alias Jrx dalam ruang sidang didampingi penasehat hukumnya di PN Denpasar, Selasa (20/10/2020). (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2020)

Minta Penangguhan Penahanan Lagi, Jerinx Janji Tidak Ulangi Perbuatannya

Nasional pencemaran nama baik Jerinx SID covid-19
Antara • 20 Oktober 2020 16:13
Denpasar: Terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx kembali mengajukan penangguhan penahanan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar, Denpasar, Bali. Jerinx berjanji tidak kabur dan mengulangi perbuatannya.
 
"Sudah tiga bulan di penjara. Saya bukan laki-laki pembohong dan saya tidak punya masalah hukum sebelumnya dan saya bersumpah kepada Tuhan, leluhur saya, tidak akan kabur, tidak akan menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatan yang sama. Jika sampai mengulangi saya siap di penjara lebih berat," kata Jerinx kepada majelis hakim yang dipimpin Ida Ayu Adnya Dewi dalam persidangan di PN Denpasar, Denpasar, Bali, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Jerinx mengatakan, siap menghapus akun media sosial Instagram miliknya. Dia mengungkap, akun Instagram miliknya merupakan media yang digunakan untuk bekerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Postingan Jerinx Disebut Melemahkan Semangat Dokter
 
"Saya siap kehilangan itu. Demi bisa membina rumah tangga dan menjadi suami yang melindungi istri dalam kondisi rawan akibat pandemi ini," imbuh dia.
 
Dia menerangkan, salah satu pertimbangan kembali mengajukan penangguhan penahanan lantaran alamat rumahnya tersebar luas, sejak sidang dilakukan secara daring. Sehingga berpotensi menimbulkan risiko untuk keluarganya di tengah pandemi.
 
"Menurut saya ini sangat berisiko karena di tengah pandemi ini melahirkan banyak sekali orang putus asa yang rawan melakukan apa saja demi bertahan hidup," jelasnya.
 
Menanggapi pengajuan penangguhan penahanan tersebut, majelis hakim yang dipimpin oleh Ida Ayu Adnya Dewi mengatakan akan mempertimbangkan hal tersebut.
 
Baca:Pembelaan Jerinx Ditolak Hakim
 
"Itu akan menjadi pertimbangan nanti di dalam hakim yang memutuskan perkara. Apa yang saudara sampaikan bisa diulas, dalam pembelaan saudara. Persidangan saudara juga kami lakukan lebih singkat agar cepat," kata Ida Ayu Adnya Dewi.
 
Ida mengatakan, terkait permohonan Jerinx untuk penangguhan tahanan tetap dipertimbangkan majelis. Dia melanjutkan, terdakwa masih diperlukan dalam tahanan.
 
"Saudara bersabar ya. Saat ini tetap ditahan," katanya.
 
Persidangan selanjutnya akan digelar pada Kamis, 22 Oktober 2020, dengan agenda mendengarkan pernyataan saksi ahli dari pihak terdakwa I Gede Ary Astina.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif