NEWSTICKER
Polisi saat melakukan olah TKP di ladang cabai di Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Dokumentasi Polres Malang)
Polisi saat melakukan olah TKP di ladang cabai di Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Dokumentasi Polres Malang)

Seorang Pria di Malang Tewas Tertembak Senapan Angin

Nasional penembakan
Daviq Umar Al Faruq • 20 Februari 2020 16:25
Malang: Faisol Amir, 37, tewas usai tertembak senapan angin di sebuah ladang cabai di Dusun Lasah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jasad pria asal Dusun Lasah ini ditemukan di dalam parit dekat ladang cabai pada Selasa, 18 Februari 2020.
 
"Korban meninggal akibat ada luka di leher sebelah kiri dan peluru gotri masuk ke dalam paru-paru korban sehingga korban meninggal," kata Kasubbag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati, saat dikonfirmasiMedcom.id, Kamis, 20 Februari 2020.
 
Nining menjelaskan pihaknya saat ini telah menahan satu orang yang diduga menembak korban hingga tewas. Orang tersebut berinisial TB, 74, warga Dusun Lasah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peristiwa ini bermula saat TB hendak berburu kelelawar dengan membawa senapan angin di ladang jambu dekat ladang cabai pada Senin, 17 Februari 2020. Saat melewati ladang cabai, TB melihat bayangan seorang merunduk.
 
"Karena sudah beberapa hari ladang cabai milik menantunya sering dicuri, TB kemudian menembak bayangan tersebut," jelas Nining.
 
Setelah itu tersangka TB pulang ke rumah dan memberi kabar kepada anak menantunya yang berinisial ND. Bahwa TB baru saja menembak seseorang di ladang cabai.
 
Mendengar kabar tersebut, ND mengajak TB untuk memeriksa lokasi di ladang cabai. Setelah di cek, keduanya menemukan dua tas dan dua sarung guling berisi cabai rawit. Temuan itu kemudian dibawa pulang ke rumah.
 
Keesokan harinya, Selasa, 18 Februari 2020, sekitar pukul 08.30 WIB, tersangka TB kembali memeriksa ladang cabai untuk memastikan apakah ada orang yang mencuri cabai. Saat di lokasi, tersangka menemukan seorang laki-laki dalam keadaan telungkup di parit dekat ladang cabai.
 
"TB pun langsung memberitahu menantunya yang kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Desa. Lalu pada pukul 09.00 WIB, polisi menerima laporan adanya mayat tersebut dan petugas melakukan olah TKP selanjutnya mayat dibawa ke RS Saiful Anwar Malang untuk dilakukan autopsi," ungkap Nining.
 
Saat ini polisi masih mendalami kasus ini. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yakni satu pucuk senapan angin merk Sharp, satu bungkus peluru gotri berisi 52 butir, dua buah tas, dua sarung bantal, dan satu stel pakaian korban.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif