Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah, di Depok, Rabu, 5 Februari 2020. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno
Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah, di Depok, Rabu, 5 Februari 2020. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno

Pemilik WO Tawarkan Paket Murah untuk Tipu Konsumen

Nasional penipuan
Octavianus Dwi Sutrisno • 05 Februari 2020 21:02
Depok: Pemilik wedding organizer (WO) Pandamanda mempunyai cara tersendiri untuk menarik calon konsumen. Modus yang dilakukan AS selaku pemilik yaitu dengan menawarkan paket jasa pernikahan murah lewat media sosial seperti Instagram dan media sosial berbayar lainnya.
 
"Hitungan termudah untuk paket makan dengan tamu undangan 250 undangan, lalu perlengkapan lainnya kemudian ada iming-iming cashback Rp5 Juta ini tidak mungkin harganya segitu. Seolah-olah tersangka hanya ingin mengeruk uang kliennya," kata Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah, di Depok, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Azis menjelaskan harga yang diajukan untuk paketan pernikahan tersebut yaitu Rp50 Juta yang mencakup dekor, foto, undangan, wardrobe, perlengkapan kursi, katering. Menurut Azis harga tersebut tidak masuk diakal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan penyidik, AS diduga kuat menggunakan sistem gali lobang tutup lobang dalam menjalankan usaha WO tersebut. Terbukti diakui tersangka, selama ini untuk menyelenggarakan acara pernikahan dari satu klien dirinya menunggu pelunasan terlebih dahulu dari klien lainnya.
 
"Tapi sekarang, seluruh uang dari kliennya ini sudah habis seperti membeli rumah dan operasional kantornya," jelas Azis.
 
Azis menjelaskan sementara total kerugian korban penipuan penyelenggara jasa pernikahan itu mencapai Rp2,5 miliar. Diperkirakan nominal angka kerugian tersebut akan bertambah.
 
"Ini kita masih lakukan pendalaman terhadap tersangka, memang dia memiliki enam orang pekerja yang digaji sekitar Rp1 Juta. Nanti kita periksa, apakah ada ikut serta mereka namun memang yang aktif menawarkan di media sosial itu adalah tersangka (AS)," ungkap Azis.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif