Haryanto (tengah) polisi gadungan pelaku penipuan. (Foto: Medcom.id/Rhobi Sani)
Haryanto (tengah) polisi gadungan pelaku penipuan. (Foto: Medcom.id/Rhobi Sani)

Polisi Gadungan Bawa Kabur Uang Ratusan Juta Milik Pacar

Nasional penipuan
Rhobi Shani • 23 Oktober 2019 15:36
Kudus: Haryanto, warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, Jawa Tengah, membawa kabur uang ratusan juta milik sang pacar. Modusnya, pelaku menyamar sebagai anggota polisi.
 
"Jadi dia mengaku sebagai anggota polisi bertugas sebagai Kanitreskrim di Kupang dengan pangkat Iptu," ujar Kapolres Kudus AKBP Saptono, di Mapolres Kudus, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Saptono mengatakan Haryanto berprofesi sebagai penjual keliling di Kudus dan Pati. Namun, ia selalu berpakaian khas anggota polisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti, berbekal pistol mainan, mengenakan rompi hitam bertuliskan polisi, atau berkaus dengan tulisan 'Turn Back Crime'. Di lain kesempatan, Haryanto mengenakan kaus merah berlambang Tribrata dan Sidik Sakti Indra Waspada.
 
"Pelaku Haryanto menaklukan hati korban yang merupakan janda lewat aplikasi percakapan media sosial yang khusus untuk mencari teman kencan atau jodoh," lanjut dia.
 
Kepada penyidik, Haryanto mengaku menyamar sebagai polisi gadungan lantaran terinspirasi program televisi yang menyiarkan tugas polisi. Ia pun mencari korban secara acak lewat aplikasi penyedia teman kencan.
 
Agar semakin meyakinkan, Haryanto bahkan menyambangi rumah korban di Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Kepada korban, pelaku berjanji akan menikahinya.
 
"Selain uang, dia (pelaku) juga membawa motor milik korban lengkap dengan STNK-nya. Pelaku berjanji akan menikahi korban, tapi dia tidak kembali setelah meminjam uang dan membawa sepeda motor milik korban,” kata Saptono.
 
Sementara itu, Haryanto mengaku membeli sendiri atribut polisi. Salah satunya pistol mainan yang ia beli saat bekerja di Malaysia pada 2013 dengan penampakan yang sama seperti senjata asli.
 
“Saya pernah main ke rumahnya dengan membawa rompi bertuliskan Polisi. Uang hasil (nipu) saya gunakan untuk makan,” kata Haryanto.
 
Atas perbuatannya, Haryanto dijerat pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif