Satgas Karhutla berupaya memadamkan api di Kabupaten OKI. (Foto: Istimewa)
Satgas Karhutla berupaya memadamkan api di Kabupaten OKI. (Foto: Istimewa)

Pemprov Sumsel Optimalisasi Pencegahan Karhutla

Nasional Kebakaran Lahan dan Hutan
Gonti Hadi Wibowo • 08 Desember 2019 14:24
Palembang: Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan akan fokus melakukan pencegahan ketimbang tindakan pemadaman terkait kebakaran hutan dan lahan pada 2020. Masyarakat akan dilibatkan dalam sosialisasi patroli guna melakukan pengawasan dan pencegahan.
 
“Masyarakat dari pelosok desa nantinya akan berada di barisan terdepan untuk melakukan pencegahan Karhutla di Sumsel,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru, Minggu, 8 Desember 2019.
 
Herman mengatakan wilayah Sumsel memiliki keistimewaaan lantaran memiliki lahan gambut mencapai 1,4 juta hektare. Akan tetapi, karena pengelolaan yang belum maksimal membuat lahan gambut sangat mudah terbakar, terlebih ketika kemarau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita juga akan memperkuat kelembagaan desa dalam pencegahan karhutla, bersama masyarakat untuk tidak terlibat membakar di musim kering serta memantau lingkungan sekitar dan melaporkan secara periodik,” ujarnya.
 
Pihaknya mengakui bahwa tahun ini minimnya peralatan dan informasi mengenai keberadaan titik panas atau hotspot membuat Pemprov Sumsel kesulitan memadamkan api. Selain itu, keterbatasan sumber air dan tangki untuk mensuplai air juga menjadi masalah.
 
Sementara di permukaan gambut air justru tidak boleh kurang dari 40 cm dan pihaknya juga harus membuat kanal-kanal sehingga menyulitkan langkah-langkah antisipasi.
 
“Titik hotspot yang terpantau hanya mengindikasikan titik panas bukan kebakaran karena informasi belum real time dan update,” pungkasnya
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif