Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan. Foto: Medcom.id/Amal
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan. Foto: Medcom.id/Amal

Jika Kembali Mangkir, Veronica Akan Masuk DPO Polri

Nasional Kerusuhan Manokwari
Amaluddin • 13 September 2019 18:40
Surabaya: Veronica Koman (VK), tersangka kasus provokasi insiden Papua kembali mangkir pada pemanggilan kedua, Jumat, 13 September 2019. Meski demikian, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memberi tambahan batas waktu hingga lima hari ke depan, yakni sampai 18 September 2019.
 
"Jika tanggal 18 tidak juga hadir, maka kami akan tetapkan sebagai DPO. Kami juga akan kirim surat ke kepolisian Australia untuk membawa Veronica ke KBRI atau kepada kepolisian. Bersamaan itu juga kami kirimkan red notice," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, di Surabaya.
 
Luki menjelaskan pihaknya sengaja memberi tambahan waktu karena Veronica berada di Australia. Luki mengaku juga telah berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, terkait batas waktu pemanggilan kedua Veronica sebagai tersangka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penyidik kami juga telah melakukan pendekatan persuasif, dengan mendatangi keluarga Veronica di Jakarta, termasuk rumah orang tuanya. Namun belum membuahkan hasil," jelas Luki.
 
Untuk menangkap Veronica, Luki mengaku telah mengantontongi lokasi keberadaan Veronica. Hal tersebut diketahui setelah berkoordinasi dengan Konjen Australia di Surabaya.
 
Bahkan Konjen Australia merespon baik dan menyerahkan kasus Veronica sepenuhnya kepada Polri. Mengingat yang bersangkutan adalah warga negara Indonesia.
 
"Konjen Australia juga akan membantu mengomunikasikan dengan pihak Australia di salah satu kota. Mudah-mudahan ini peluang yang baik, bisa dimanfaatkan Veronica sehingga bisa hadir," pungkas Luki.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif