Petugas dinas pertanian dan kepolisian mengubur puluhan bangkai kambing yang didiga dibuang di Kali Serang, Tengaran, Kabupaten Semarang, Rabu, 22 Juni 2022. ANTARA/ HO-Polres Semarang
Petugas dinas pertanian dan kepolisian mengubur puluhan bangkai kambing yang didiga dibuang di Kali Serang, Tengaran, Kabupaten Semarang, Rabu, 22 Juni 2022. ANTARA/ HO-Polres Semarang

Puluhan Bangkai Kambing di Kali Serang Dikhawatirkan Mencemari Sungai

Antara • 23 Juni 2022 18:30
Semarang: Puluhan bangkai kambing yang ditemukan di aliran Kali Serang di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang terindikasi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dikhawatirkan akan mencemari aliran sungai.
 
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang, Wigati Sunu, mengatakan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat telah dilakukan untuk mengantisipasi pencemaran.
 
"Yang dikhawatirkan kalau sampai mengalir ke lahan pertanian, kalau sampai mencemari rumput yang juga digunakan untuk pakan ternak," kata Wigati di Semarang, Kamis, 23 Juni 2022.
 
Baca: Pemkot Tangerang Instruksikan Kecamatan Muat Informasi PMK di Website

Dia menjelaskan virus di hewan ternak yang mati akibat penyakit mulut dan kuku diperkirakan bisa bertahan hingga 40 hari di dalam air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sampel untuk uji klinis dugaan penularan penyakit mulut dan kuku telah diambil dan sedang dalam pemeriksaan oleh laboratorium di Kementerian Kesehatan.
 
Sementara Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan penyelidikan terhadap kasus tersebut terus dilakukan. Menurut dia modus pembuangan 97 bangkai kambing ke aliran Kali Serang tersebut sudah diketahui.
 
Ia menuturkan satu terduga pelaku yang informasinya ikut membantu membuang bangkai ke sungai telah diamankan. Bangkai kambing tersebut diduga dibuang oleh oknum penyedia jasa pengiriman ternak asal Sumatra.
 
Bangkai yang dibuang tersebut, kata dia, diduga mati saat perjalanan dari Sumatra. "Pelaku yang diamankan ini dimintai tolong untuk membuang bangkai kambing tersebut," ungkap Yovan.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif