Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Baku Tembak Antarpolisi di Sukoharjo Diduga Terkait Kasus Pemerasan

Nasional penembakan pelanggaran etik jawa tengah Pelanggaran Anggota Polri
Triawati Prihatsari • 21 April 2022 06:53
Solo: Baku tembak antar sesama polisi yang terjadi pada Selasa, 18 April 2022 diduga kasus pemerasan. Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, salah satu terduga pelaku pemerasan tersebut adalah oknum anggota Polres Wonogiri dengan inisial PS, 26.
 
"Kasus tersebut berdasarkan laporan korban, WP, 66, warga Solo di mana tindak pemerasan terjadi pada 17 April 2022. Selanjutnya pada 18 April 2022 korban membuat surat pengaduan ke Polresta Solo dan ditindaklanjuti dengan upaya penyelidikan oleh Tim Resmob Polresta Solo. Kemudian pada 19 April 2022 dilaksanakan gelar perkara penentuan status lidik meningkat menjadi penyidikan, sekaligus dilakukan gelar perkara penentuan tersangka dalam tindak pidana yang terjadi," ujar Ade, di Solo, Jawa Tengah, Rabu malam, 20 April 2022.
 
Dia mengatakan, upaya penangkapan paksa dilakukan pada komplotan tersangka kasus pemerasan tersebut di kawasan Makamhaji sekitar pukul 16.20 WIB, pada 19 April 2022 dan berhasil menangkap dua tersangka SNY, 22, warga Semarang dan PS, 26, oknum anggota Polres Wonogiri. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada saat penangkapan tersebut, tersangka di TKP sempat melakukan perlawanan dengan menabrakkan mobil yang mereka kemudikan ke arah mobil petugas demi melarikan diri. Kemudian petugas memberikan tembakan peringatan namun pelaku terus melaju bahkan menabrak dua pengendara motor lain. 
 
Baca: Polda Jateng Selidiki Baku Tembak Polisi vs Polisi di Sukoharjo
 
"Saat itulah petugas kembali menembak ke arah ban mobil yang digunakan tersangka. Namun mereka berhasil melarikan diri saat di TKP baku tembak," imbuhnya. 
 
Sementara tu, ketiga tersangka lain yang ditangkap yaitu RB, 43 dan TWA, 39 keduanya warga Solo, serta ES, 36, warga Pati. Ketiganya ditangkap saat berada di Semarang.
 
Modus pemerasan yang dilakukan komplotan tersebut yaitu pelaku mengintai orang yang check in di hotel dan mendokumentasikan sasarannya dengan difoto saat bersama wanita ketika meninggalkan hotel. Berbekal foto tersebut, mereka meminta uang dengan cara memaksa kepada korbannya disertai ancaman jika tidak menyerahkan sejumlah uang yang diminta, akan dilaporkan ke pihak berwajib.
 
"Kasus ini berada dalam penyidikan kami. Pada empat tersangka warga sipil dilakukan penahanan dan satu tersangka oknum polisi ini dalam perawatan medis di RS. Selain proses pidana, untuk keterlibatan oknum polisi ersebut sudah dikoordinasikan lebih lanjut dengan Sie Propam Polres Wonogiri dan Bid Propam Polda Jateng," ungkap Ade. 
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif