Gerbang Sekolah Disegel, Orang Tua Siswa Panjat Pagar

Hendrik Simorangkir 09 Juli 2018 15:15 WIB
pendidikan
Gerbang Sekolah Disegel, Orang Tua Siswa Panjat Pagar
Orang tua siswa yang telah dinyatakan diterima di SMPN 23 Kota Tangerang, harus menaiki pagar agar bisa keluar dari sekolah, lantaran pagar sekolah disegel oleh para orang tua yang anaknya tidak diterima.
Tangerang: Aksi penyegelan pintu gerbang sekolah SMP Negeri 23 Kota Tangerang oleh puluhan orang tua yang anaknya tidak diterima, membuat ratusan orang tua siswa yang dinyatakan lulus harus memanjat pagar untuk keluar dari sekolah tersebut. 

"Masa mau sampai sore di sini, mau enggak mau (panjat pagar). Untung dipegangin anak saya," ujar salah satu orang tua siswa Sumi di SMPN 23 Kota Tangerang, Senin 9 Juli 2018. 

Diketahui, puluhan warga yang demo tersebut adalah warga setempat atau dari RW 04 Kelurahan Panunggangan Utara, Kota Tangerang. Selain menahan guru dan orang tua siswa, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman beserta jajaran pun ikut ditahan di SMPN 23 Panunggangan Utara.


Baca: Puluhan Orang Tua Siswa Segel Pagar SMPN 23

Abduh yang datang ke sekolah tersebut berniat untuk mediasi dengan para orang tua dan menegaskan pihaknya tetap mengacu kepada aturan dan sistem yang berjalan. Aturan itu yaitu dengan tidak bisa sembarang memasukan siswa diluar dari sistem dan aturan yang ada. 

Namun, solusi tersebut tidak diterima orang tua siswa yang mayoritas tinggal di belakang sekolah tersebut. 

Sementara, permintaan dari orang tua tersebut adalah agar bisa anaknya difasilitasi menjadi siswa di sekolah tersebut.




(ALB)