ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Aniaya Tahanan Hingga Tewas, 3 Polisi di Aceh Dituntut 6 Tahun Penjara

Fajri Fatmawati • 18 Agustus 2022 20:39
Aceh: Tiga anggota Polres Bener Meriah, Aceh, dituntut enam tahun penjara akibat menganiaya tahanan bernama Saifullah. Penganiayaan ini menewaskan pria berusia 46 tahun itu.
 
Ketiga anggota Polres Bener Meriah itu berinisial HY, CHR, dan DED. Mereka dituntut dengan Pasal 351 KUHPidana tentang Penganiayaa. Ketiganya dituntut dengan satu berkas perkara.
 
“Kejaksaan Negeri Bener Meriah telah membacakan surat tuntutan yang menuntut hukuman penjara masing-masing selama enam tahun terhadap terdakwa HY, CHR, dan DED,” kata pengacara keluarga korban Armia SB kepada wartawan, Kamis, 18 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menanggapi putusan itu, Armia SB meminta Hakim Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, yang menyidangkan perkara itu dapat menjatuhkan vonis yang lebih berat, yaitu penjara tujuh tahun, sebagaimana ancaman hukuman maksimal yang diatur dalam Pasal 351 Ayat (3) KUHP.
 
Hal itu mengingat para terdakwa merupakan aparat penegak hukum yang dalam melakukan tindak pidana itu diduga menggunakan kekuasaan dan kesempatan karena jabatan. Armia SB meminta agar majelis hakim tidak segan-segan untuk menambah sepertiga hukuman sebagaimana diatur dalam Pasal 52 KUHP.
 
Baca: Perkara Parkir Sembarangan, Pria di Lembang Tusuk Purnawirawan TNI
 
“Walaupun tuntutan jaksa penuntut umum enam tahun, hakim dapat menjatuhkan hukuman yang lebih berat. Mengingat para terdakwa adalah penegak hukum, maka hukumannya dapat ditambah sepertiga,” ujarnya.
 
Seperti diketahui, penganiayaan itu dilakukan anggota polisi saat memeriksa Saifullah terkait kasus penadahan dan penggelapan kendaraan. Usai diperiksa polisi, korban dilarikan ke rumah sakit karena kondisi korban lemas dan wajah babak belur.
 
Anggota keluarga yang tidak terima dengan kondis lantas melaporkan penyidik Polres Bener Meriah ke Ditreskrimum Polda Aceh. Dari hasil penyelidikan Propam Polda Aceh, ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang diduga dilakukan anggota Sat Reskrim Polres Bener Meriah.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif