Pasangan suami istri yang mencuri dengan modus prostitusi online saat dibawa ke Mapolsek Panakkukang, Jalan Pengayoman, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam, 13 Januari 2020. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin
Pasangan suami istri yang mencuri dengan modus prostitusi online saat dibawa ke Mapolsek Panakkukang, Jalan Pengayoman, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa malam, 13 Januari 2020. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin

Pasutri di Makassar Curi Uang dengan Modus Prostitusi Online

Nasional pencurian
Muhammad Syawaluddin • 15 Januari 2020 09:23
Makassar: Jajaran Polsek Panakkukang menangkap sepasang suami istri lantaran berkomplot untuk mencuri dengan modus prostitusi online melalui aplikasi pesan. Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Faturrahman, mengatakan pasangan suami istri Desi, 22 dan Ihsan, 22 melakukan pencurian dengan modus menawarkan jasa seksual.
 
"Korban dijerat dengan menawarkan jasa prostitusi online," kata Jamal di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Jamal menjelaskan keduanya ditangkap di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin malam, 13 Januari 2020. Saat itu keduanya usai membawa kabur barang milik korban yang diiming-imingi akan berhubungan badan dengan Desi di salah satu wisma di Makassar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Desi berhasil menggasak barang berharga milik korbannya setelah meminta pelanggannya itu untuk membersihkan badan di kamar mandi. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Desi lalu kabur bersama dengan Ihsan.
 
"Keduanya membawa kabur handphone dan uang tunai Rp450 ribu milik pria yang memesan Desi di Sebuah Wisma di Jalan Hertasning, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar," jelas Jamal.
 
Polisi yang mendapatkan laporan terkait adanya modus pencurian itu langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan lokasi pasangan suami istri tersebut.
 
Saat anggota kepolisian menuju lokasi, keduanya mencoba melarikan diri dengan menggunakan mobil. Namun pasangan suami istri itu menabrak pembatas jalan saat dikejar dan nyaris dihakimi massa.
 
"Tim mengamankan keduanya lalu dibawa ke Mako Polsek Panakkukang beserta barang bukti berupa handphone dan uang, serta mobil yang digunakan kedua pelaku kabur," ungkap Jamal.
 
Menurut Desi, dirinya melakukan hal itu lantaran terdesak dengan kebutuhan ekonomi. Dia bersama suaminya ingin pulang ke Padang namun tidak memiliki uang yang cukup. Karena, habis untuk hidup di Makassar.
 
"Rencana mau ke Padang. Tapi singgah di Makassar ketemu teman suamiku. Sampai di sini ongkos pulang ke Padang habis, bingung gimana caranya bisa sampai pulang ke rumah (di Padang)," kata Desi.
 
Atas perbuatannya Desi bersama Suami sirihnya Ihsan terpaksa mendekam di jeruji besi Mapolsek Panakukang dan akan dijerat dengan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif