Ketua KPK Firli Bahuri memberikan keterangan kepada wartawan usai acara syukuran ulang tahun ke-16 KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (30/12/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Ketua KPK Firli Bahuri memberikan keterangan kepada wartawan usai acara syukuran ulang tahun ke-16 KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (30/12/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

KPK Wanti-Wanti Kepala Daerah Soal Perizinan Investor

Nasional pencegahan korupsi
Amaluddin • 09 Januari 2020 17:18
Surabaya: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, mengingatkan agar kepala daerah tidak bermain-main khususnya dalam perizinan investasi. Firli meminta bupati/wali kota membuka pintu dan mempermudah investasi masuk ke wilayahnya.
 
"Presiden sudah katakan, buka karpet merah bagi para investor yang akan membuka lapangan pekerjaan," kata Firli saat menjadi nara sumber Rapat Koordinasi dan Sinergi Penyelenggaraan Pemerintahan di Provinsi Jatim 2020 di Grand City, Surabaya, Kamis, 9 Januari 2020.
 
Firli menjelaskan ada beberapa fokus KPK di lapangan, salah satunya terkait pelayanan publik dan tata niaga adalah salah satu strategi nasional pemberantasan korupsi (Stranas PK).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Firli memastikan jika pihaknya tidak ingin ada kepala daerah terjerat kasus karena bermain-main dalam perizinan hingga akhirnya terjadi suap.
 
Selain itu pengelolaan keuangan negara dan penegakan hukum serta reformasi birokrasi juga menjadi fokus KPK. Firli pun kembali meminta kepala daerah berhati-hati dalam menjalankan roda pemerintahan.
 
"Dalam menetapkan APBD, jangan ada uang ketok palu. Saya mohon maaf betul, jangan terjadi dan tidak boleh terjadi uang ketok palu itu. Jangan sampai terjadi di Jatim. Sekali lagi saya ulangi, tolong kepala daerah agar tidak main-main dalam hal ini," jelas Firli.
 
Firli juga meminta agar kepala daerah tidak bermain dalam rotasi jabatan di lingkungannya. Rotasi jabatan di lingkungan Pemda harus dilakukan transparan dan tanpa ada kesepakatan ilegal.
 
"Tolong untuk rotasi-rotasi jabatan dilaksanakan transparan, dan diikuti oleh seluruh pegawai yang memiliki kompetensi. Jangan ada deal-deal tertentu," pungkas Firli.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif