Proses evakuasi material longsor di Kulon Progo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Proses evakuasi material longsor di Kulon Progo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Tiga Rumah di Kulon Progo Rusak Terdampak Longsor

Nasional longsor cuaca ekstrem bencana alam
Ahmad Mustaqim • 27 Oktober 2020 15:41
Kulon Progo: Sejumlah rumah di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terdampak longsor akibat hujan intensitas tinggi sejak Senin malam, 26 Oktober 2020. Akibatnya longsor melanda beberapa titik dan menimbun tiga rumah di Dusun Plampang 2 RT 62/RW 19 Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap.
 
Kusnan, salah seorang pemilik rumah, mengatakan longsor terjadi hari ini sekitar pukul 04.30 WIB. Ia tak mengira rumahnya akan terdampak longsor dan tebing setinggi 60 meter dan lebar 50 meter longsor menimpang rumah keluarganya dan tetangga.
 
"Saya terbangun karena rumah yang tengah sudah roboh. Saya kaget, sudah panik mau keluar lewat mana," kata Kusnan saat ditemui di rumahnya di Dusun Plampang 2.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jelang Libur Panjang, Wakapolri Imbau Warga Patuh Protokol Kesehatan
 
Dia menjelaskan tanda akan terjadi longsor sempat dirasakan, misalnya sejumlah bebatuan kecil mulai jatuh. Meskipun Kusnan semula memprediksi longsor tak akan menjangkau tempat tinggalnya.
 
Kusnan mengaku panik saat longsor terjadi. Ia sempat tersetrum kabel yang berada di tanah dalam kondisi basah. Lelaki 32 tahun itu berupaya untuk menyelamatkan anggota keluarganya, termasuk anaknya yang masih empat tahun.
 
Ia mengatakan tak ada korban jiwa dalam bencana itu. Dirinya beserta istri, kedua orang tua, serta anaknya selamat dari timbunan material longsor.
 
"Air sudah banyak, bingung mau ke mana gak bisa. Lalu ke tetangga cari bantuan," jelasnya.
 
Kusnan dan keluarga sementara mengungsi ke rumah saudaranya. Ia merasa kebingungan dengan barang-barang elektronik titipan orang yang sedang ia perbaiki, seperti televisi, soundsystem, hingga jenset. Semua telah tertimbun material longsor.
 
Ia juga tak sempat menyelamatkan benda penting, termasuk sekadar pakaian ganti. Menaksir kerugian keluarganya akibat longsor lebih dari Rp150 juta.
 
Kepala Desa Kalirejo, Lana, mengatakan longsor juga terjadi di Dusun Plampang 1. Satu rumah warga terdampak material longsor meski tak separah di Plampang 2.
 
Wakil Bupati Kulon progo, Fajar Gegana, mengatakan masyarakat bersama kepolisian dan TNI membantu proses pembersihan material longsor. Fajar mengatakan pemerintah dan BPBD masih melihat kondisi di lapangan untuk menindaklanjuti dampak longsor itu.
 
"Pemkab Kulon Progo dan BPBD melihat kondisi itu dulu kemudian untuk menindalanjuti. Sepertinya masih bisa di lokasi sama (tanpa relokasi)," ujarnya.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif