Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Polisi Autopsi Jenazah Pengedar Sabu yang Tewas Saat Ditangkap di Makassar

Muhammad Syawaluddin • 19 Mei 2022 16:57
Makassar: Polda Sulawesi Selatan mendalami kasus kematian pengedar narkoba, MA, 18, yang meninggal saat ditangkap polisi. Saat ini penyidik tengah melakukan autopsi terhadap korban setelah makam dibongkar. 
 
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Komang Suartana, mengatakan autopsi dilakukan oleh Dokpol Polda Sulawesi Selatan atas permintaan dari keluarga. 
 
Komang juga menjelaskan, autopsi dilakukan untuk mencari tahu apakah kematian MA usai ditangkap ada tindakan penganiayaan atau kekerasan yang dilakukan di luar prosedur. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti kita lihat ada tindakan penganiayaan dan kekerasan atau tidak sesuai dengan prosedur penangkapan. Itu nanti akan diperiksa pelanggaran terkait disiplin maupun kode etiknya," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 19 Mei 2022.
 
Baca: Pengedar Sabu di Makassar Tewas saat Ditangkap
 
Ia juga mengatakan, jika dalam penyelidikan yang dilakukan nantinya ada pelanggaran terkait kode etik dan memiliki unsur pidana maka pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Ditkrimum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 
 
"Nanti kita lihat hasil penyelidikan dan autopsinya. Apakah ada unsur pidana atau tidak," tegasnya. 
 
Enam anggota polisi yang diperiksa, Komang menjelaskan saat ini masih berada di Provost. Keenamnya masih belum ditahan lantaran masih menunggu hasil sidang. "Ditahan belum, tapi diamankan," ungkapnya. 
 
Peristiwa tersebut berawal saat penangkapan MA di Jalan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar pada Minggu, 15 Mei 2022.
 
MA ditangkap saat tengah melakukan transaksi. Dari penangkapan pengedar narkotika jenis sabu tersebut polisi menyita beberapa gram sabu, sejumlah uang dan telepon genggam. 
 
Setelah ditangkap dan menyita barang haram milik pelaku, polisi berencana membawa MA ke posko untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Pelaku sempat melawan, dan saat itulah MA mulai sesak nafas dan akhirnya dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong. 

 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif