Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1.500 meter (1,5 km) ke arah Kali Bebeng pada Rabu (12/1) pagi. (ANTARA/HO/BPPTKG)
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1.500 meter (1,5 km) ke arah Kali Bebeng pada Rabu (12/1) pagi. (ANTARA/HO/BPPTKG)

Ancaman Dampak Material Erupsi Merapi Mencapai 7 Km

Nasional gunung merapi lava Erupsi Gunung BPPT
Ahmad Mustaqim • 27 Januari 2022 15:33
Yogyakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merevisi radius bahaya dampak luncuran material erupsi Gunung Merapi. Ancaman terjauh dampak erupsi mencapai 7 kilometer, atau lebih jauh ketimbang sebelumnya sekitar 5 kilometer. 
 
"(Potensi ancaman guguran lava dan awan panas) di Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida, Kamis, 27 Januari 2022. 
 
Hanik menjelaskan, titik lokasi ancaman hingga 7 kilometer itu ada di bagian barat daya Gunung Merapi. Selain titik itu, ancaman bahaya radius luncuran material erupsi masih berkisar 3 hingga 5 kilometer. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misalnya, ancaman bahaya radius di Sungai Boyong, juga di barat daya, sejauh maksimal 5 kilometer. Adapun di sektor tenggara ancamannya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. 
 
"Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak," kata dia. 
 
Baca: Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 1,5 Km
 
Laporan BPPTKG hasil pemantauan aktivitas Gunung Merapi periode 14-20 Januari 2022 terjadi guguran awan panas ke arah barat daya, hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2 kilometer. Selain itu, guguran lava terjadi 91 kali ke arah barat daya dengan dominan ke Sungai Bebeng sejauh 2 kilometer. 
 
Sementara, terjadi dua kali guguran awan panas pada Jumat, 21 Januari 2022. jarak luncur awan panas itu sejauh 2.000 meter hingga 2.500 meter ke arah barat daya atau Kali Bebeng. Sementara, guguran lava pijar terjadi sebanyak empat kali dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke arah barat daya. 
 
Berdasarkan analisis morfologi, ia menambahkan, tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan, baik pada kubah lava barat daya maupun kubah tengah. Volume kubah lava barat daya sebesar 1.670.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik.
 
"Berdasarkan aktivitas Gunung merapi saat ini, status aktivitasnya masih siaga," ucapnya. 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif