Polisi menyita barang-barang berbahaya dari empat orang demonstran di Bandung.
Polisi menyita barang-barang berbahaya dari empat orang demonstran di Bandung.

Hendak Demo, 4 Orang di Bandung Ditangkap Membawa Senjata Api dan Obat-obatan Terlarang

Nasional unjuk rasa Virus Korona pandemi covid-19 protokol kesehatan PPKM Darurat
P Aditya Prakasa • 23 Juli 2021 17:46
Bandung: Sebanyak empat orang yang akan berdemonstrasi menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandung, Jawa Barat ditangkap polisi. Mereka kedapatan membawa senjata api dan obat-obatan terlarang. 
 
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya aksi unjuk rasa yang akan dilakukan pada hari ini, Jumat, 23 Juli 2021. Meski aksi itu batal, namun polisi tetap melaksanakan pengamanan.
 
"Kami melakukan upaya patroli dan pencegahan. Kemudian kita tangkap sekelompok orang yang mau demo didapati dari orang tersebut empat orang membawa senjata api, kemudian alat besi untuk memukul orang (keling/knuckle), dan obat-obatan seperti Tramadol," ucap Ulung di Markas Polrestabes Bandung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ulung mengatakan, penjagaan dilakukan di sejumlah lokasi aksi unjuk rasa. Polisi pun kemudian memeriksa orang-orang yang mencurigakan.
 
"Obat tramadol ini merupakan obat keras, untuk menghilangkan rasa sakit. Turunannya ini ada morfinnya, jadi termasuk obat keras, makanya kita lakukan penyelidikan dari Satnarkoba dan dari Reskrim Polrestabes Bandung," kata dia.
 
Pemilik barang-barang tersebut, kata Ulung, saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Bandung. Keempat orang tersebut kini masih berstatus sebagai terperiksa.
 
Ulung mengatakan, pihaknya menduga ada orang-orang atau kelompok yang membuat Kota Bandung menjadi tidak kondusif. Hal itu terbukti dari ditemukannya barang-barang tersebut.
 
Dengan ditemukannya barang-barang berbahaya, Ulung menduga aksi demo diperkirakan bukan untuk menyampaikan aspirasi. Melainkan ada kelompok yang diduga hendak membuat rusuh dan membuat Bandung tidak kondusif.
 
"Karena kita ketahui bersama yang unjuk rasa itu memang hanya ingin membuat situasi Kota Bandung itu tidak kondusif atau kacau dan itu bisa kita lihat ketika mereka tertangkap, salah satunya ada bom molotov kemarin dan membawa seperti senpi ini," ucapnya.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif