Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Kasus Pengeroyokan Siswa di Gowa Dihentikan

Nasional penganiayaan
Muhammad Syawaluddin • 14 Maret 2020 17:11
Makassar: Kasus pengeroyokan siswa SMK Negeri 2 Sungguminasa, Abu Bakar Ramadhan, 16, dihentikan. Korban memutuskan untuk mencabut laporan terhadap pelaku.
 
"Kasusnya dihentikan karena korban tarik laporan dan mereka berdamai," kata, Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M. Tambunan, saat dikonfirmasi, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 14 Maret 2020.
 
Kasus mulai berproses pada 21 Februari 2020, setelah korban melaporkan peristiwa pengeroyokannya oleh empat pelaku saat proses pembelajaran. Para pelaku datang dengan menumpang minibus warna hitam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pelaku langung menuju ke ruangan kelas 10 jurusan Teknik Komputer tempat korban belajar. Guru yang saat itu mengajar sempat mempertanyakan maksud kedatangan para pelaku.
 
Baca: Dua Pengeroyok Siswa di Gowa Masih Diburu
 
Namun, pertanyaan itu tidak digubris. Korban kemudian ditarik keluar kelas dan dianiaya. Setelah dikeroyok, korban dibawa para pelaku ke Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf.
 
Akibat pengeroyokan itu korban mengalami luka pada bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. Keluarga korban yang tidak terima, langsung melaporkan ke pihak kepolisian.
 
Setelah pelaporan, polisi menangkap dua pelaku pengeroyokan yakni AA, 17 dan SR, 17. Barang bukti berupa minibus disita polisi.
 
Namun, dua pelaku pengeroyokan lainnya masih belum ditangkap. Tambunan mengaku kedua pelaku inisial FA, 24, dan KM, 25, sangat lihai. Pihaknya tidak mengetahui keberadaan pelaku hingga kasus ini dicabut.
 
"Kita sudah berusaha cari tapi kami belum dapat," kata, Tambunan.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif