Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Anggota DPRD Gunungkidul Dibui karena KDRT

Nasional kekerasan dalam rumah tangga
Ahmad Mustaqim • 07 Februari 2020 15:11
Gunungkidul: Anggota DPRD Gunungkidul periode 2019-2024, Sumaryanto, harus menjalani proses pidana lantaran kasus kekerasan dalam rumah tangga.
 
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Ari Hani Saputri, mengatakan kepastian Sumaryanto dibui setelah kasusnya sudah sampai dalam kasasi di Mahkamah Agung. Sumaryanto telah mendatangi pihak kejaksaan bersama pengacaranya pada Rabu, 5 Februari 2020.
 
"Yang bersangkutan memang kami panggil dengan surat panggilan untuk eksekusi yang kedua kalinya. Datang ke kejaksaan untuk eksekusi," kata Ari saat dihubungi, Jumat, 7 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kasus yang membelit Sumaryanto ini terjadi pada 2015 silam. Ia divonis bersalah serta dihukum empat bulan. Sumaryanto kemudian banding ke Pengadilan Tinggi dengan hasil hukuman dikurangi sebulan. Lalu ia juga mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.
 
Menurut Ari, Sumaryanto dipidana tiga bulan penjara, denda Rp5 juta subsider satu bulan kurungan. Sumaryanto terbukti menelantarkan orang dalam rumah tangga, yakni melanggar Pasal 49 Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
 
"Yang bersangkutan dieksekusi di Rutan (rumah tahanan) Kelas II B Wonosari. Kepastian hukumnya setelah ada keputusan dari pengadilan tinggi dan MA," jelas Ari.
 
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi, mengungkapkan Sumaryanto sudah diberhentikan tak lama usai pelantikan. Dasar pemberhantian itu surat dari Gubernur DIY. "Haknya sebagai anggota dewan sudah tidak ada," ungkap Agus.
 
Agus menyatakan tengah menyiapkan proses pergantian antarwaktu (PAW). Proses PAW anggota DPRD diserahkan sepenuhkan ke partai politik. "Kita masih menunggu keputusan dari partai siapa yang akan mengganti," pungkas Agus.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif