Seorang warga lereng Merapi saat memberi makan ternak di pengungsian. Medcom.id/ahmad mustaqim
Seorang warga lereng Merapi saat memberi makan ternak di pengungsian. Medcom.id/ahmad mustaqim

Warga Merapi Tahan Diri untuk Jual Ternak

Nasional gunung merapi gunung berapi erupsi gunung
Ahmad Mustaqim • 17 November 2020 16:49
Sleman: Sebagian pengungsi Gunung Merapi di Balai Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berusaha tidak menjual ternak. Meskipun, sebagian warga dikabarkan mulai menjual ternaknya.
 
"Saya tidak mau menjual ternak (sapi). Tabungan saya hanya sapi ini," kata Bagong Surati, warga Dusun Kalitengah Lor ditemui di kandang pengungsian ternak di dekat Balai Desa Glagaharjo, Selasa, 17 November 2020.
 
Ia mengaku tahu ada warga yang mulai menjual ternak. Namun, ia merasa sayang bila harus menjual dua ekor sapinya. Apalagi seekor sapi betinanya sedang bunting. Ia memperkirakan harga jualnya akan lebih murah meski selisih satu hingga dua juta rupiah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, memelihara ternak menjadi pekerjaan utama warga di lereng Gunung Merapi. Sebab, warga di sana tak bisa bertani di lahan lereng. Dua ekor sapinya telah berada di kandang pengungsian dalam dua malam terakhir.
 
Baca:401 Warga Merapi Mengungsi ke Klaten
 
"Kalau bunting harganya bisa lebih dari Rp20 juta. Kalau sapi yang tidak bunting paling belasan juta,| kata dia.
 
Semantara, Karyotani, 70 tahun, juga memiliki seekor sapi di pengungsian. Ia bisa memantau dengan mudah sapinya karena ikut mengungsi di barak pengungsian Balai Desa Glagaharjo.
 
"Setiap hari anak saya yang cari pakan. Yang mengantar ke sini (kandang pengungsian ternak) juga anak saya," ucapnya.
 
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan; Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Nawang Wulan, mengatakan pemerintah akan berupaya memfasilitasi tempat ternak pengungsi. Meskipun, kebutuhan pakan tetap tanggung jawab pemilik.
 
"Soal kesehatan, kami menjadwalkan Senin sampai Jumat dari tim medis (untuk memantau ternak)," kata dia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif