Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa/Istimewa.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa/Istimewa.

Khofifah Terjunkan Tim Antisipasi Gempa Susulan

Nasional gempa bencana bencana alam Khofifah Indar Parawansa
Amaluddin • 10 April 2021 23:23
Surabaya: Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menerjunkan tim reaksi tanggap kebencanaan dan evakuasi. Tim juga ditugaskan menyiapkan tempat pengungsian, untuk mengantisipasi gempa susulan.
 
"Area pengungsian ini dikoordinasikan langsung oleh masing-masing bupati yang daerahnya terdampak," kata Khofifah, di Surabaya, Sabtu malam, 10 April 2021.
 
Khofifah menyebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim bersama tiga bupati terus melakukan koordinasi. Gerak cepat dan tanggap atas terjadinya bencana dilakukan secara simultan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Satu Orang Meninggal dan Puluhan Bangunan Ambruk Akibat Gempa Malang
 
"Saya, Kapolda, Pangdam, bupati terdampak gempa akan rapat secara virtual untuk mengkoordinasikan tentang dampak dan tanggap bencana gempa malam ini," ujar Khofifah.
 
Menurut dia, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota dan juga dari BPBD Provinsi Jatim langsung turun ke lapangan, utamanya ke titik-titik yang membutuhkan reaksi tanggap kebencanaan dan evakuasi. Begitu pula relawan TAGANA sudah berada di lokasi. 
 
"Sehingga tim bisa langsung melakukan pengamanan, dan juga evakuasi. Ada tim dari BPBD kabupaten/kota, juga dari provinsi yang kini ada di lokasi-lokasi terdampak untuk tanggap kebencanaan," jelasnya.
 
Khofifah mengimbau masyarakat Jatim selalu waspada, namun tidak berlebihan. Kewaspadaan guna mengantisipasi gempa susulan.
 
"Besok Insya Allah saya ke lokasi, dan yang jelas evakuasi dan pendataan hingga kini terus kita lakukan," ujarnya.
 
Gempa bumi mengguncang sejumlah daerah di Jatim pukul 14:00 WIB, Sabtu, 10 April 2021. Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa berkekuatan 6,7 SR yang terupdate 6,1 SR tersebut, berpusat di 90 km barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif