ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Rekahan di Puncak Gunung Merapi Meningkat

Nasional gunung merapi erupsi gunung
Ahmad Mustaqim • 04 Desember 2020 21:59
Yogyakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut aktivitas vulkanis di dalam maupun di puncak Gunung Merapi masih konsisten tinggi. Meski alami tren fluktuatif, kategori aktivitas terkini gunung tersebut tetap tinggi.
 
"Dalam beberapa pekan trennya fluktuatif tapi aktivitas vulkanisnya masih tinggi. Dari data seismis dan morfologi menunjukkan aktivitasnya tinggi," kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, Jumat, 4 Desember 2020.
 
Baca: 5 Kecamatan di Aceh Timur Terendam Banjir

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanik menerangkan rekahan di puncak Gunung Merapi teramati ada peningkatan. Rekahan itu mengindikasikan adanya gerakan magma ke permukaan. "Bila ada desakan dan rekahan  material akan runtuh ke arah tenggara karena lemahnya titik tersebut," jelas Hanik.
 
Menurut Hanik kondisi morfologi di sejumlah titik menunjukkan sejumlah perubahan. Seperti di kawan 48 dan kawan 88. Perubahan itu terjadi akibat runtuhan dan guguran. Meskipun, sampai saat ini kubah lava belum tampak.
 
"Terjadi perubahan morfologi akibat intensitas guguran. (Apabila erupsi) arah guguran dominan ke Kali Senowo, Kali Lamat dan Kali Gendol," ungkapnya.
 
Hanik menyebut bukaan titik keluar guguran lebih besar di arah tenggara atau Kali Gendol. Bila terjadi erupsi disertai awan panas akan muncul dari titik itu.
 
Selain itu, Hanik melanjutkan, titik penggembungan di puncak seluas sekitar 400 meter persegi. Titik penggembungan ini dekat dengan arah barat dengan jarak bibir kawah sekitar 300 meter.
 
"Wilayah barat laut juga ada potensi terancam dampak erupsi. Meskipun saat erupsi tidak sebesar 2010," ungkapnya.
 
Ia menambahkan kegempaan vulkanik dalam tak ada kemarin. Sementara, tekanan lebih di dapur magma tak ada. Tekanan gas dari perut gunung tersebut masih stabil.
 
"Kami mengingatkan masyarakat di KRB (kawasan rawan bencana) III mengamankan surat-surat berharga, mengamankan harta bergerak serta ternak, menyiapkan kebutuhan pokok, senter, obat-obatan, dan minuman yang tahan lama. Ini sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu erupsi," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif