Petugas Bandara Radin Inten tengah melakukan pemeriksaan dokumen keberangkatan milik penumpang. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Petugas Bandara Radin Inten tengah melakukan pemeriksaan dokumen keberangkatan milik penumpang. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Penumpang Bandara Radin Inten Diprediksi Naik 30% saat Lebaran

Nasional Mudik Lebaran Penerbangan Idulfitri 1443
Antara • 20 April 2022 19:22
Bandar Lampung: Pengelola Bandara Radin Inten II Lampung memprediksi kenaikan penumpang pesawat mencapai 30% pada periode mudik Lebaran.
 
"Tahun ini diperkirakan kenaikan jumlah penumpang terutama pada periode mudik Lebaran mencapai 20-30 persen," kata Asisten Manager of Airport Operation and Service Bandara Radin Inten II, Latif Nur Sasongko, di Lampung Selatan, Rabu, 20 April 2022.
 
Baca: 9 Juta Warga Jabar Diprediksi Mudik Keluar Wilayah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan prediksi adanya kenaikan jumlah pengguna transportasi udara itu terjadi pascaadanya pelonggaran aturan perjalanan serta diadakannya mudik kembali setelah dua tahun ditiadakan.
??????
"Rata-rata penumpang per hari berjumlah 1.500 orang, jadi peningkatan penumpang pada mudik kali ini sebanyak 30% itu dari rata-rata harian," jelasnya.
 
Menurutnya untuk jumlah pergerakan pesawat tetap, dengan pergerakan sebanyak 11-12 pergerakan pesawat setiap harinya.
 
"Pergerakan pesawat tetap 11-12 pergerakan pulang pergi dalam sehari, karena ada keterbatasan alat produksi di maskapai. Dan mungkin akan ada penambahan penerbangan ekstra," ungkapnya.
 
Dia melanjutkan berdasarkan prognosa yang ada puncak arus mudik di bandar udara itu akan terjadi pada 27-29 April.
 
"Puncak arus mudik kalau dilihat sekitar tanggal 27-29 April, sebab di tanggal itu sangat potensial bagi penumpang untuk memanfaatkan momen mudik sebelum Lebaran," ujarnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif