Hadiri Ende Culture Expo 2018, Mendagri Ingatkan Semangat Leluhur

M Studio 02 Juni 2018 14:38 WIB
Berita Kemendagri
Hadiri Ende Culture Expo 2018, Mendagri Ingatkan Semangat Leluhur
Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto:Dok)
Ende: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membuka Pagelaran Budaya Nusantara dan Ende Culture Expo Tahun 2018 di kota Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 31 Mei 2018.

Dalam kata sambutan yang dibacakan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ermaya Suradinata, ia mengingatkan pentingnya merawat warisan budaya leluhur. Warisan Ende sebagai kota sejarah dan budaya harus dijaga menuju Ende Lio Sare Pawe.

"Pagelaran Budaya Nusantara dan Ende Culture Expo Tahun 2018 memiliki arti penting yang menggambarkan betapa besar semangat masyarakat mencintai budaya bangsa Indonesia dan melukiskan kekuatan Indonesia yang berdiri tegak dalam indahnya keragaman negeri di Bumi Pancasila," kata Ermaya.


Indonesia adalah bangsa yang menaruh hormat pada nilai yang wariskan para leluhur. Budaya leluhur Ende-Lio adalah salah satunya. Budaya yang  menunjukkan sebuah kekuatan bangsa untuk tetap mempertahankan keagungan adat istiadat, budaya, serta keanaekaragaman potensi pariwisata.

Melalui kegiatan Pagelaran Budaya Nusantara dan Ende Culture Expo ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi dan publikasi seni dan budaya masyarakat Kabupaten Ende. Juga menjadi momentum membangun kreativitas masyarakat, dan menjadi ajang strategis untuk membawa nama Provinsi NTT, khususnya Kabupaten Ende, sehingga Ende menjadi pusat budaya dan pariwisata yang handal di tingkat nasional, bahkan internasional.

Atas nama Mendagri, Ermaya berharap dengan kegiatan tersebut Pemda setempat dapat mendorong pembangunan akses dan akomodasi. Semua itu menjadi prasyarat utama dalam membangun sektor jasa pariwisata budaya di Provinsi NTT, khususnya di  Ende. Sehingga bisa  mendorong minat dunia usaha untuk melakukan investasi di bidang jasa pariwisata, budaya dan produk unggulan lokal lainnya.

"Ini ajang strategis untuk membawa nama NTT, khususnya Ende menjadi pusat budaya dan pariwisata handal," katanya.

Setelah acara pembukaan, Mendagri berkesempatan melihat-lihat stand pameran di dekat lapangan Pancasila, tempat acara digelar. Bahkan di stand makanan, ia memborong makanan yang dipamerkan. Mendagri juga sempat berhenti di depan seorang ibu yang sedang bersimpuh,  menggelar dagangan kacang.  Pada ibu penjual kacang, ia menyodorkan beberapa lembar uang seratus ribu. "Kacangnya dibagi-bagi saja ya, Bu," kata Mendagri.



(ROS)