Tenaga Honorer Wajib Ikut Seleksi CPNS
Menteri PAN RB Asman Abnur di Makassar. Medcom.id/Andi
Makassar: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Asman Abnur memastikan tidak ada lagi pengangkatan langsung tenaga honorer di pemerintahan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Bagi honorer yang ingin terangkat statusnya, dipersilakan mengikuti rangkaian tes pada proses seleksi.

Pemerintah berencana membuka seleksi CPNS untuk berbagai formasi pada tahun ini, meski tidak disebutkan kapan waktu pasti pelaksanaannya. Namun dia menegaskan bahwa perundang-undangan tidak lagi membenarkan adanya perekrutan CPNS tanpa tes.

“Yang jelas ada penerimaan CPNS melalui tes. Jadi kalau ada pegawai yang sudah bekerja lima tahun, dua tahun atau tiga tahun, silakan kalau mau ikut, tidak apa-apa,” kata Asman usai membuka rapat Koordinasi Kebijakan Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Kemenpan RB di Hotel Clarion Makassar, Kamis, 3 Mei 2018.


Asman menyatakan bahwa pemerintah ingin PNS menjadi jabatan yang berdasarkan kompetensi. Orang yang mengisinya, kata dia, mesti orang yang mau bekerja secara profesional serta punya kompetensi yang pas di bidangnya. 

Asman juga menjamin transparansi dalam rekrutmen CPNS. Mereka yang lulus dipastikan betul-betul berdasarkan kompetensi, sesuai tes. Menurutnya, era keterbukaan membuat tidak ada lagi orang yang lulus seleksi berdasarkan rekomendasi pejabat tertentu.

“Bupati, gubernur, termasuk menteri pun tidak bisa bantu jadi CPNS sekarang. Yang bisa membantunya adalah kemampuan individunya. Ada tesnya, ada soal-soalnya,” ujar Asman.

Pada rapat koordinasi di Makassar, Asman berpidato di hadapan perwakilan PNS dari 185 kabupaten/kota se-Indonesia. Dia menekankanya pentingnya manajemen aparatur sipil negara berbasis kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Sebab menurutnya, PNS merupakan orang-orang pilihan. 

“Kalau salah merencanakan dan salah merekrut, maka kita 30-50 tahun ke depan akan salah menanggung beban,” Asman mengatakan.




(ALB)