Budi Daya Ikan Bandeng Tekan Inflasi di Sulsel
Komisi XI meminta Kabupaten Pangkep menjadi klaster binaan Bank Indonesia (BI). Foto: Dok. DPR
Jakarta: Wakil Ketua Komisi DPR RI XI Marwan Cik Asan mengapresiasi semangat masyarakat Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam mengelola budi daya ikan bandeng. Sebab, budi daya tersebut bermanfaat menekan laju inflasi di Sulsel. 

Hal itu diungkapkan oleh Marwan saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI ke Kabupaten Pangkep, Sulsel. Dia pun meminta Kabupaten Pangkep menjadi klaster binaan Bank Indonesia (BI). 

“Kabupaten Pangkep adalah salah satu yang berpotensi dalam pengembangan ikan bandeng. Meski disampaikan ada banyak kendala seperti alam, tanah, air dan pakan bibit dan pemasaran," kata Marwan dalam keterangan tertulis, Kamis, 31 Mei 2018


Politikus Partai Demokrat ini meminta BI meninjau lebih jauh potensi yang dimiliki Kabupaten Pangkep. "Mengenai produknya mau bandeng atau udang, nanti kami serahkan hasil komunikasi BI dengan masyarakat,” tutur Marwan.

Marwan mengingatkan agar pemilihan produk dalam binaan BI memperhatikan aspek sustainable, artinya bisa bermanfaat dalam jangka waktu yang panjang. Produk dipilih bisa menjadi berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,  paling tidak dalam kurun waktu 5-10 tahun mendatang.

“Kita tidak ingin bangun komoditas yang saat ini harganya bagus, tapi tiga tahun berikutnya anjlok. Kita harapkan bagaimana komoditas yang dipilih bisa sustainable dalam jangka panjang,” sambungnya.

Meski demikian, Marwan meyakini jika budi daya ikan bandeng ini dikelola secara maksimal, baik dari segi pengolahan hingga pemasaran akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Kabupaten Pangkep. Hal ini terbukti bahwa budi daya ikan bandeng mampu menekan inflasi yang baik untuk Kabupaten Pangkep dan Sulsel.

Marwan juga mengapresiasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang mampu bekerja secara maksimal di Sulsel. “Kalau koordinasi TPID sudah cukup baik ya. Tapi kita perlu lihat langsung supaya tahu kondisi psikolgisnya. Kalau kita turun langsung ke lapangan, kita tahu langsung,” kata politikus dapil Lampung itu.

Masyarakat yang turut hadir dalam kunker Komisi XI DPR RI dalam rangka pengawasan laju inflasi daerah ini turut mengapresiasi atas perhatian DPR dan dukungannya agar Kabupaten Pangkep menjadi klaster binaan BI. Hal ini cukup bermanfaat banyak bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pangkep, dengan komoditas bandeng yang mempunyai andil inflasi terbesar, atau 0,46 persen year of year.




(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id