ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Target Vaksinasi Booster di Kota Bandung Tercapai

Nasional kota bandung vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Booster
Media Indonesia.com • 21 April 2022 12:50
Bandung: Menjelang Idulfitri 1443 H, target 30 persen vaksinasi dosis tiga atau booster yang diberikan kepada warga Kota Bandung, Jawa Barat, sebagai syarat mudik Lebaran telah tercapai. 
 
Berdasarkan data, vaksin dosis pertama sudah mencapai 113 persen, dosis kedua 103 persen, dan dosis ketiga 30 persen.
 
"Saya berharap proses vaksinasi ini dapat menjadi awal transformasi Kota Bandung dari fase pandemi menuju endemi," kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Kamis, 21 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yana juga berharap transformasi fase menjadi endemi di Kota Bandung nantinya menjadi titik awal pemulihan ekonomi. 
 
Kota Bandung sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,5 persen pada 2022. Dengan berakhirnya pandemi nanti, kata Yana, masyarakat bisa beraktivitas normal.
 
Baca juga: Menjelang Mudik, Penerima Vaksinasi Booster di Kabupaten Bekasi Masih 25%
 
Namun ia meminta warga agar tetap menerapkan prokes, minimal pakai masker agar tidak menularkan dan tertular virus covid-19 yang belum hilang secara keseluruhan.
 
"Pandemi covid-19 yang masih belum berakhir tentu sangat berdampak pada hilangnya pendapatan Pemkot Bandung mencapai Rp246 miliar dari target tahun 2021," terang dia.
 
Yana menjelaskan beberapa sektor yang memang membuat pendapatan tidak maksimal, mulai dari perhotelan, restoran, tempat hiburan, sampai ke pendapatan parkir yang berada di mal besar.
 
"Sektor-sektor ini memang terpuruk adanya pandemi. Jadi, otomatis pendapatan pemkot ikut terdampak dan tidak maksimal pemasukannya. Tapi, kondisi covid-19 sudah melandai, semoga kondisinya terus bertahan sehingga ekonomi pulih," ungkapnya.
 
Baca juga: Kepala Sekolah se-Kota Bogor Diminta Kejar Target Vaksin Booster
 
Sementara itu Pemkot Bandung mengeluarkan aturan terbaru mengenai PPKM Level 2 yang kini lebih dilonggarkan dari aturan sebelumnya. Melalui Perwal Nomor 36 Tahun 2022 tentang penerapan PPKM disebutkan bahwa mal, pusat perbelanjaan, dan pertokoan diperboleh buka dengan kapasitas 75 persen.
 
"Pengunjung dengan tetap wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 secara ketat," demikan isi dari Perwal No 36 Tahun 2022.
 
Pada Perwal tersebut juga mengatur pengunjung usia di bawah 12 tahun wajib didampingi oleh orangtua dan menunjukan bukti vaksinasi. Selain itu, isi dari Perwal tersebut mewajibkan pengelola pusat perbelanjaan atau mal wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung.
 
Perbedaan peraturan kali ini dari Perwal sebelumnya adalah di jam operasional. Kini, mal atau pusat perbelanjaan dapat buka hingga 22.00 WIB yang sebelumnya hanya diperbolehkan hingga 21.00 WIB.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif