ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Permintaan Narkoba di Bali Melonjak

Nasional narkoba sabu
Arnoldus Dhae • 14 Desember 2018 09:11
Bali: Permintaan berbagai jenis narkoba menjelang pergantian tahun di Bali tercatat meningkat pesat dan diduga sudah melibatkan jaringan internasional. Hal itu seiring penangkapan jaringan narkoba yang dilakukan Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Bali-NTB-NTT Untung Basuki dalam kurun seminggu ini pihaknya berhasil menggagalkan lima upaya penyelundupan narkoba yang semuanya melibatkan orang asing. Dari operasi tersebut diamankan barang bukti berupa narkoba seberat 7,753,57 kilogram dengan perkiraan nilai edar Rp10,5 miliar.

"Dalam minggu pertama Desember ini, kami melakukan 5 kali penindakan. Pertama pada 30 November di Kantor Pos Lalu Bea Renon, Denpasar. Empat penindakan berikutnya pada 6 dan 8 Desember di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai," ujar Untung Basuki di Denpasar, kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Awalnya petugas mencurigai tampilan X-Ray sebuah paket dengan nomor karal EE147557205TH. Paket dikirim dari Thailand dengan inisial pengirim HP dan ditujukkan kepada penerima PMH. Setelah diperiksa fisik, petugas menemukan 2 botol essential oil berisi cairan kental kekuningan seberat 30,76 gram narkotika jenis ganja. "Kemudian kami melakukan control delivery dan mengamankan tersangka PMH, 45, seorang pria WN Inggris yang mengaku sebagai desainer," jelas Untung. Penindakan lainnya terhadap JRAG, 44, pada 6 Desember di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai. Pria asal Peru yang berprofesi tukang kayu itu ke Bali dengan pesawat Emira-tes Airlines EK450 rute Dubai-Denpasar. Petugas menemukan 4.740 gram padatan berwarna hitam yang merupakan kokain disembunyikan dengan modus dibentuk menyerupai dinding koper.

"Ini modus penyelundupan terbaru karena kasus serupa pernah dilakukan di China," lanjut Untung. Nilai edar 4.080 gram kokain diperkirakan Rp10,2 miliar dan dapat dikonsumsi 16.240 orang dengan estimasi 1 gram untuk 4 orang.

Selain hal tersebut, pintu masuk penyelundupan barang ilegal, narkoba, dan sebagainya diklaim Ditjen Bea dan Cukai Kantor Wilayah Sumatra Bagian Timur dido-minasi berada di pesisir timur Pulau Sumatra. Di pesisir Pulau Sumatra itu tercatat puluhan pintu masuk barang ilegal dan narkoba.

Tembak di tempat

Pengamanan terhadap Pulau Bali yang dijadikan sasaran penyelundupan narkoba internasional mendorong Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan meme-rintahkan anak buahnya untuk menembak mati seluruh pengedar baik orang asing maupun lokal yang melawan petugas.

Reaksi keras Kapolresta ini tampak kemarin saat memberikan keterangan terhadap penangkapan 5 WNA yang memasukkan narkoba berbagai jenis ke Bali belum lama ini. Saat mendekati para tersangka yang memakai penutup wajah, Kapolresta spontan membuka penutup itu secara paksa dan ternyata mereka semua ialah orang asing.

"Peredaran narkoba menjelang akhir tahun semakin meningkat. Saya perintahkan untuk menembak mati para pengedar narkoba di Bali jika mereka melawan petugas. (Media Indonesia)



(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi