Ilustrasi--Kondisi di Bandara SMB II Palembang. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)
Ilustrasi--Kondisi di Bandara SMB II Palembang. (Foto: Medcom.id/Gonti Hadi Wibowo)

Sumsel Bingung Terapkan Kebijakan Pelonggaran Transportasi

Nasional Virus Korona transportasi
Gonti Hadi Wibowo • 11 Mei 2020 18:52
Palembang: Gugus Tugas Covid-19 Sumatra Selatan, kecewa dengan keputusan pemerintah pusat yang mengizinkan transportasi umum kembali beroperasi. Kebijakan itu dinilai mempercepat penyebaran virus korona.
 
“Saya rasa keputusan itu perlu dipikirkan lagi. Kalau diterapkan, kita pusing untuk menerapkannya,” kata juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri, Senin, 11 Mei 2020.
 
Yusri mengatakan syarat operasional transportasi umum dengan pengambilan sampel swab di tempat akan sulit dilakukan. Apalagi, hasil tes baru bisa keluar beberapa hari setelahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami bingung jika melakukan PCR kepada penumpang yang berpergian karena hasilnya tidak langsung keluar. Masa penumpang harus menunggu beberapa hari hasil sampelnya dan tidak dilakukan isolasi? Mereka pasti sudah pergi kemana-mana,” jelasnya.
 
Baca juga:Kakek Sebatang Kara di Tegal tak Tersentuh Bantuan
 
Saat ini tercatat sebanyak 278 kasus positif virus korona di Sumsel. Kasus didominasi banyaknya orang yang melakukan perjalanan ke luar wilayah.
 
"Rata-rata kasus positif di Sumsel terjadi akibat individu-individu yang memiliki aktivitas perjalanan dan dia menularkan virus korona kepada lingkungan sekitar,” kata dia.
 
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Juni mengatakan, sejak penerapan pelarangan mudik selama 14 hari terakhir tercatat sudah lebih dari 600 kendaraan yang diminta memutar balik agar tidak masuk wilayah Sumsel.
 
“Kami terus mewaspadai jalur tikus yang dilalui para pemudik. Jalur tikus itu tidak dari awal sampai tujuan saja tetapi nanti keluar jalan besarnya dan jika ketemu petugas akan disuruh untuk memutar balik,” pungkasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif