NEWSTICKER
Wali Kota Bogor, Bima Arya di kantornya, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Medcom.id/ Rizky Dewantara
Wali Kota Bogor, Bima Arya di kantornya, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Medcom.id/ Rizky Dewantara

Pesan Istri Bima Arya untuk Warga Bogor

Nasional Virus Korona
Rizky Dewantara • 20 Maret 2020 14:48
Bogor: Istri Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Yane Ardian, mengungkapkan isi hatinya terkait penyakit yang menganggu kesehatan Bima. Wali Kota Bogor dinyatakan positif terjangkit korona (covid-19).
 
"Tidak ada satu musibah pun menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mafuzh) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (Al-Hadid: 22),"
 
Yane berterima kasih kepada warga Bogor telah memperhatikan suaminya. Yane menilai Allah Maha Baik dengan menitipkan ujian penyakit tersebut kepada dirinya.Dia melanjutkan Bima sebagai pemimpin sudah bekerja keras menyosialisasikan dan memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat Bogor terkait makhluk mungil -sebutan virus korona- ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini waktunya Kang Bima untuk istirahat sejenak, melawan makhluk mungil yang sedang mengganggu kesehatannya," ujar Yane.
 
Yane menerangkan kondisi yang dialami suaminya harus menjadi peringatan untuk masyarakat. Karena, kata dia, siapa pun bisa terjangkit makhluk mungil yang hanya berukuran sekitar 100 nanometer itu.
 
Baca: Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Covid-19
 
"Termasuk saya. Dibanding virus lainnya, makhluk mungil ini tidak memiliki daya bunuh sebesar virus lainnya, namun cara kerjanya masif. Makhluk mungil ini sebenarnya tidak cocok sama iklim di negara kita, makanya masuk Indonesia agak ketinggalan," bebernya.
 
Namun, kata Yane, virus covid-19 itu pintar, karena terus belajar dan beradaptasi. Akhirnya makhluk kecil itu berhasil memenjarakan jutaan orang.
 
Keberadaan makhluk mungil ini di tengah masyarakat dunia tidak main-main. Bahkan, ucap Yane, keberadaannya saat ini belum seberapa. Puncaknya sekitar April hingga Mei.
 
"Sedih rasanya melihat beberapa warga masih abai dengan makhluk mungil ini, jangankan sujud atau berdoa. Malah masih keluyuran di tempat-tempat keramaian dan masih ketawa-ketawa. Ada yang lucu mas/mba?," kata Yane.
 
Dia mengajak masyarakat mengikuti imbauan pemerintah, untuk tinggal di rumah dan tidak berada di kerumunan. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga jarak sosial dan perbanyak bedoa.
 
"Saudara-saudaraku, ingin lagi kan membuat hidup ini kembali berwarna-warni lagi? Bantu negara kita dengan tinggal di rumah. Tidak usah mengeluh, tidak perlu kesal, jangan bilang bosan, tidak usah lebay belanja sembako sampai menimbun. Yuk, sama-sama disiplin," ujarnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif