NEWSTICKER
Ilustrasi-MI/Fransisco Carollio
Ilustrasi-MI/Fransisco Carollio

KAI Daop 6 Batasi Jumlah Penumpang KA Jarak Dekat

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 21 Maret 2020 15:17
Yogyakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta membatasi jumlah penumpang kereta api (KA) lokal atau jarak dekat. Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari potensi penyebaran virus korona (covid-19).
 
"KAI menerapkan social distancing (jarak sosial) dengan membatasi kapasitas KA Lokal Prameks dan KA Bandara secara sistem dari kapasitas maksimum 150 persen dalam satu kali perjalanan menjadi maksimum 75 persen," kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto, dihubungi, Sabtu, 21 Maret 2020.
 
Sebelumnya, KA jarak dekat selalu disediakan dengan kapasitas lebih. Penumpang bisa berdiri berdesakan, baik tujuan Solo maupun Purwokerto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, penumpang KA Jarak Jauh, diberlakukan kebijakan memindahkan penumpang ke kursi yang kosong jika ada permintaan. Penumpang, kata dia, dapat menghubungi kondektur melalui nomor telepon yang tertera pada setiap dinding kereta.
 
"Social Distancing ini kami terapkan untuk mencegah serta menekan penyebaran virus korona di berbagai titik diwilayah kerja KAI," ujarnya.
 
Baca: Apa Itu Social Distancing
 
Eko mengungkapkan kebijakan social distance juga diberlakukan dengan membuat tanda batas di beberapa titik, seperti loket, boarding, mesin check in mandiri, tempat duduk di ruang tunggu, dan lainnya. Adapun jarak antar penumpang di stasiun adalah kurang lebih satu meter.
 
"Penumpang diharapkan mengetahui tanda batas untuk mengantre dengan tertib dan duduk ditempat yang tidak ada tanda larangannya, serta mengikuti seluruh arahan dari petugas yang ada di stasiun," jelas Eko.
 
Dia menerangkan jarak sosial juga diberlakukan saat proses boarding penumpang. Penumpang dapat melakukan proses boarding secara mandiri dengan disaksikan petugas.
 
"Jika sudah sesuai, penumpang langsung melakukan scan barcode secara mandiri dengan disaksikan oleh petugas boarding di stasiun keberangkatannya," bebernya.
 
PT KAI Daop 6 juga memberlakukan penyesuaian jadwal sementara untuk KA Bandara Internasional Adi Soemarmo pada periode 21 Maret hingga 31 Maret 2020. Selain itu, pengelola juga meningkatkan kebersihan kebersihan area stasiun serta menyediakan hand sanitizer di area stasiun dan rangkaian KA.
 
"Kami juga melakukan pengecekan suhu badan, jika ditemukan calon penumpang dengan suhu badan 38 derajat celsius ke atas, dilarang melakukan perjalanan kereta api (KA), dan bea pemesanan tiket akan dikembalikan secara penuh dan tunai," terangnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif