Pelayan menggunakan alat pelindung diri wajah, masker, dan sarung tangan saat menata meja di Rumah Makan Bumi Aki, Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 28 Mei 2020. Foto: Antara/Arif Firmansyah
Pelayan menggunakan alat pelindung diri wajah, masker, dan sarung tangan saat menata meja di Rumah Makan Bumi Aki, Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 28 Mei 2020. Foto: Antara/Arif Firmansyah

Pemkot Bogor Kaji Perpanjangan PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Cindy • 03 Juni 2020 21:13
Jakarta: Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, masih mengkaji seluruh data terkait penularan virus korona (covid-19). Hal ini dilakukan sebelum menetapkan perpanjangan maupun menyudahi masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Bogor.
 
"Saya masih komunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil via telepon untuk koordinasi langkah ke depan," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di acara Prime Talk News, Metro TV, Rabu, 3 Juni 2020.
 
Menurut dia, tren kasus positif covid-19 di Bogor sempat melandai selama seminggu. Walau begitu, pihaknya tetap berhati-hati sebelum memutuskan untuk memperpanjang atau menyudahi masa PSBB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan memutuskan (perpanjangan/menyudahi PSBB) besok (Kamis, 4 Juni 2020) sore. Sebab, besok tengah malam (Jumat, 5 Juni 2020) PSBB berakhir," ucap dia.
 
Bima menuturkan aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi bukan termasuk sektor diizinkan telah diberi kelonggaran untuk beroperasi. Hal ini meliputi pembukaan toko, aktivitas di pasar, hingga pembukaan rumah ibadat.
 
Pemerintah Kota Bogor akan mengawasi pelaksanaan aktivitas di tiap lokasi tersebut. Evaluasi dari pengawasan tersebut menjadi salah satu indikator perpanjangan atau menyudahi PSBB.
 
"Kalau belum maksimal sangat mungkin (PSBB) dilanjutkan," imbuh Bima.
 
Selain itu, Bima meyakini pihaknya siap menghadapi era kenormalan baru (new normal). Sejumlah syarat penerapan new normal telah dipenuhi antara lain angka reproduksi di bawah satu. Artinya satu orang hanya menularkan virus ke satu orang lainnya.
 
Pemkot Bogor Kaji Perpanjangan PSBB
 
Baca: Kebijakan New Normal di KRL
 
Penularan di dalam kota, kata dia, relatif dapat dikendalikan. Jumlah pasien positif juga semakin berkurang dengan penambahan kasus sembuh semakin meningkat.
 
"PDP (pasien dalam pengawasan) di berbagai tempat juga berkurang dan kondisi tenaga medis untuk melayani kasus covid sejauh ini baik," jelas Bima.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif