Kegiatan rapid tes yang dilakukan Pemkab Kulon Progo. Dok. Humas Pemkab Kulon Progo
Kegiatan rapid tes yang dilakukan Pemkab Kulon Progo. Dok. Humas Pemkab Kulon Progo

Warga di Swalayan dan Pasar di Kulon Progo Reaktif Covid-19

Nasional Virus Korona virus corona
Ahmad Mustaqim • 21 Mei 2020 00:05
Yogyakarta: Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar rapid test covid-19 di pasar dan swalayan. Petugas menemukan pengunjung dan pedagangan yang reaktif covid-19.
 
"Hasil rapid massal hari ini (Rabu, 20 Mei), diperiksa 217 orang dengan hasil reaktif 4 orang," kata juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkab Kulon Progo, Baning Rahayujati dihubungi, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Dari rapid test pada Rabu, 20 Mei 2020, dua pedagang pasar tradisional reaktif. Dua pengunjung swalayan juga diduga terjangkit virus korona karena hasil rapid test positif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang hasil reaktif kita lakukan isolasi dan akan di swab tes. Direncanakan swab di RSUD (Wates)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulon Progo ini.
 
Baning mengatakan rapid test sengaja dilakukan di sejumlah titik keramaian seperti pasar tradisional dan swalayan. Rapid test juga telah dilakukan di sejumlah puskesmas dan pasar di Kecamatan Wates pada 19 Mei 2020 .
 
Sebanyak 178 warga menjadi peserta rapid test yang terdiri atas 56 pedagang pasar, 107 karyawan swalayan, dan 14 pengunjung swalayan. Tiga orang di antaranya reaktif.
 
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, menyebut rapid test masih akan digelar untuk mengetahui seberapa luas potensi penyebaran covid-19 lewat klaster indogrosir. Rapid test yang digelar 20 Mei 2020, diikuti 362 orang dengan enam di antaranya reaktif.
 
"Yang reaktif telah diantar ke Asrama Haji. Dari 70 orang yang mejalani karantina di sana, dua positif (covid-19). Yang positif sudah dirujuk ke RSUD Prambanan," katanya.
 
Baca: Publik Diminta Berani Tegur Pembuat Kerumunan
 
Klaster indogrosir merupakan salah satu klaster penyebaran virus korona (covid-19) di DIY. Setidaknya, ada 37 kasus orang positif covid-19 dari klaster ini. Jumlah ini termasuk satu pasien awal, kasus 79, yang telah dinyatakan sembuh.
 
Pemkab Sleman telah melakukan rapid test untuk sekitar 1.300 pengunjung Indogrosir. Hasilnya, 52 orang reaktif dan harus jalani tes swab.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini: https://www.medcom.id/corona
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif