Gubernur Papua Lukas Enembe bersama Ketua KPU Papua Theodorus Kossay melepas balon simbol pelaksanaan Pemilu Serentak 2020. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Gubernur Papua Lukas Enembe bersama Ketua KPU Papua Theodorus Kossay melepas balon simbol pelaksanaan Pemilu Serentak 2020. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

Anggaran Pilkada Serentak Papua Rp1 Triliun

Nasional Pemilu Serentak 2020
Roylinus Ratumakin • 10 Januari 2020 15:11
Jayapura: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menganggarkan Rp11 triliun untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Ketua KPU Papua Theodorus Kossay mengatakan, anggaran itu dialokasikan untuk 11 kabupaten yang menyelenggarakan pemilu.
 
“Tapi nanti akan ada perubahan dan proses rasionalisasi setelah penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD),” kata Kossay, Jumat, 10 Januari 2020.
 
Perubahan tersebut kata Kossay, berdasarkan permintaan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) yang sebelumnya telah melakukan penandatanganan NPHD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Revisi jumlah dana hibah tidak terjadi pada 11 kabupaten secara keseluruhan. Hanya beberapa kabupaten saja seperti Waropen, Nabire dan Kabupaten Keerom,” jelas dia.
 
Lebih lanjut, Kosaay menjelaskan kabupaten yang membutuhkan biaya terbesar adalah Yahukimo. Hal itu karena proses pendistribusian logistik harus dilakukan menggunakan pesawat terbang.
 
“Ada 51 distrik, dan tidak ada jalan darat, semua harus melalui udara,” katanya.
 
Ia menambahkan 11 kabupaten di Papua yang menyelenggarakan pilkada serentak tahun ini adalah Kabupaten Nabire, Asmat, Keerom, Waropen, Merauke, Mamberamo Raya, Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Yahukimo, Supiori, dan Kabupaten Yalimo.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif