Aksi massa di Tangsel. Medcom.id/Farhan Dwitama
Aksi massa di Tangsel. Medcom.id/Farhan Dwitama

Satu Mahasiswa Unpam di Tangsel Ditangkap saat Aksi

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Farhan Dwitama • 08 Oktober 2020 17:56
Tangerang: Seorang mahasiswa Universitas Pamulang ditangkap polisi. Penangkapan terjadi saat aksi penolakan omnibus law di Gedung DPRD Tangerang Selatan, di Jalan Raya Puspiptek, Tangsel, Banten, Kamis 8 Oktober 2020.
 
Penangkapan itu sempat membuat mahasiswa mengamuk dan memarahi aparat yang bertugas. Kapolsek Cisauk, AKP Rolando Hutajulu, turut kena semprot pedemo karena penangkapan rekannya.
 
Pantauan di lokasi, kemarahan itu bermula saat Pimpinan DPRD Tangsel bersepakat menemui pedemo di area halaman gedung DPRD Tangsel. Saat dipersilahkan masuk ke halaman Gedung DPRD Tangsel, mahasiswa yang berada di mobil komando meneriaki petugas dan meminta satu temannya yang ditangkap untuk dilepas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan masuk dulu kawan-kawan, satu teman kita ditangkap polisi. Bebaskan dulu teman kami," ucap dia.
 
Baca:Massa Aksi di Makassar Bentrok dengan Polisi
 
Saat itu, Kapolsek Cisauk AKP Rolando Hutajulu yang berada di bawah mobil komando berusaha menjelaskan penangkapan mahasiswa tersebut. Namun penjelasan itu dibantah mahasiswa.
 
"Enggak ada yang ditangkap, enggak ada," ucap Rolando.
 
Atas permintaan Ketua DPRD Tangsel, Abdul Rasyid, akhirnya mahasiswa yang ditangkap kini dilepaskan. Selanjutnya, massa dilakukan diskusi bersama mahasiswa.
 
"Setelah ini teman-teman mahasiswa sesuai kesepakatan tadi, membubarkan diri. Takut hujan, tapi sebelum itu, kita doa bersama agar semua perjuangan kita diridai Allah yang maha esa," ucapnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif