Kawasan wisata Malioboro yang masih dipadati wisatawan. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Kawasan wisata Malioboro yang masih dipadati wisatawan. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Perayaan Tahun Baru di Yogyakarta Sisakan 15 Ton Sampah

Nasional sampah menumpuk Perayaan Tahun Baru
Ahmad Mustaqim • 02 Januari 2020 14:09
Yogyakarta: Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut perayaan tahun baru 2020 di Kota Gudeg menyisakan 15 ton sampah. Jumlah ini meningkat dibandingkan waktu yang sama pada tahun lalu.
 
"Peningkatan volume sampah malam tahun baru 2020 dibanding 2019 meningkat dua hingga tiga ton," kata Kepala Seksi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Heryoko, di Yogyakarta, Kamis, 2 Desember 2019.
 
Ia menjelaskan, volume sampah terbesar berada di kawasan Malioboro, titik nol kilometer, hingga Alun-alun Utara. Total, volume sampahnya mencapai enam ton.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, di area Tugu Yogyakarta juga padat manusia saat perayaan malam tahun baru. Volume sampah dari Tugu Yogyakarta, area jembatan Kleringan, serta Alun-alun selatan sekitar empat ton. Jumlah sampah ini belum masuk di titik lain yang terdapat keramaian untuk merayakan malam tahun baru 2020.
 
"Untuk akumulasi total seputar malam tahun baru sekitar 15 ton sampah tadi malam," ujarnya.
 
Menurutnya, lebih dari 30 petugas kebersihan dikerahkan untuk bersiaga sejak wisatawan datang. Petugas kebersihan bekerja sesaat setelah wisatawan berangsur meninggalkan lokasi mendekati pukul 1.00 WIB dini hari.
 
Ada berbagai jenis sampah. Paling dominan gelas bekas minuman instan hingga plastik bekas makanan.
 
"Sampah yang sulit dibersihkan plastik-plastik yang ukuran kecil. Lalu macamnya ada tisu, (puntung) rokok. Sampah jadi berat karena disertai hujan sebelumnya," ujarnya.
 
Ia menilai kepedulian pengunjung hingga wisatawan cukup rendah untuk tidak membuang sampah sembarangan. Heryoko mengakui petugas kebersihan sempat kewalahan dengan besarnya volume sampah ini.
 
"Imbauan kami, wisatawan dan pengunjung bisa menaruh sampah ditempatnya. Jangan taruh jalan. Yang penting di tempat sampah," kata dia.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif