Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto alias Bambang Kribo. Foto: Medcom.id/Mustholih
Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto alias Bambang Kribo. Foto: Medcom.id/Mustholih

PDIP Jateng Segera Buka Pendaftaran Cakada 2020

Nasional Pemilu Serentak 2020
Mustholih • 04 November 2019 14:45
Semarang: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) segera membuka penjaringan bakal calon bupati dan wali kota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 se-Provinsi Jawa Tengah. Pendaftaran terbuka untuk umum, tak hanya untuk kader dan dipersilakan mendaftar ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah.
 
"Tunggu waktunya nanti saya kabari. (Pendaftaran buat) semuanya bukan hanya Mas Gibran. Kan daerah-daerah belum semuanya mendaftar," kata Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 4 November 2019.
 
Bambang menyatakan belum tahu detail kapan penjaringan dibuka. Dia memastikan penjaringan bakal calon kepala daerah (cakada) se-Jateng dibuka pada bulan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bulan ini nanti dibuka pendaftaran. Siapa yang belum sempat mendaftar di kabupaten atau kota dipersilakan daftar di DPD," ujar pria yang kerap disapa Bambang Kribo tersebut.
 
Bambang berujar penjaringan dibuka paling lama sepuluh hari. Dia mengklaim siapa pun yang mendaftar ke PDIP Jateng berpeluang sama mendapat rekomendasi sebagai bakal calon kepala daerah.
 
"Peluangnya sama semua. Yang belum daftar suruh daftar saja di DPD. Kamu mau daftar karena di kabupaten belum ada, di DPD peluangnya sama," tegas Bambang.
 
Dia menerangkan penjaringan bakal calon bupati dan wali kota dari PDIP bukan hanya untuk internal partai. Melainkan terbuka untuk semua orang yang berminat.
 
Bambang menyatakan penjaringan merupakan persiapan PDIP menghadapi laga Pilkada Serentak 2020 di Jateng. Dia mengingatkan siapa pun yang diusung PDIP merupakan rekomendasi Pengurus Pusat PDIP.
 
"Kita harus siap. Makanya penjaringan dulu habis itu penyaringan. Setelah muncul rekomendasi DPP, baru jalan," jelasnya.

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif