Warga mengumpulkan limbah tumpahan minyak milik Pertamina yang tercecer di Pesisir Pantai Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat. Foto: Antara/M Ibnu Chazar
Warga mengumpulkan limbah tumpahan minyak milik Pertamina yang tercecer di Pesisir Pantai Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat. Foto: Antara/M Ibnu Chazar

Nelayan Ikut Membersihkan Tumpahan Minyak

Nasional pertamina
Antara • 15 Agustus 2019 22:04
Jakarta: Nelayan di Kabupaten Karawang ikut membersihkan tumpahan minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). Dari kegiatan ini mereka disebut meraup untung.
 
"Dengan terlibat membersihkan limbah minyak di area bibir pantai, nelayan mendapatkan honor dari Pertamina sebesar Rp100 ribu serta uang makan per hari," kata Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang, Abu Bukhori, seperti dilansir Antara, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Nelayan yang ikut mengumpulkan limbah minyak di sekitar perairan utara Karawang dengan menggunakan kapalnya, bahkan mendapat bayaran lebih besar. Yakni, antara Rp1,5 juta hingga Rp1,7 juta per hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekitar 1.500 orang meraup untung dengan adanya peristiwa tersebut. Sebab, biasanya nelayan di Karawang tidak melaut saat musim angin barat," kata Bukhori.
 
Ia mengatakan, sejak sebulan terakhir ini, kondisi ombak laut besar karena masuk musim angin barat. "Sudah rutin setiap Juli-Agustus itu masuk musim angin barat. Di musim ini nelayan banyak yang menganggur atau tidak melaut karena tangkapan minim," katanya.
 
Ia mengatakan pada musim angin barat ini muncul peristiwa tumpahan minyak mentah Pertamina di perairan Karawang. Jadi, lanjut dia, jika dikaitkan dengan produktivitas ikan tangkap, itu tidak berpengaruh.
 
"Artinya, ada atau tidak peristiwa tumpahnya minyak mentah, tangkapan ikan nelayan pada Juli-Agustus tetap minim," katanya.
 
Baca: Kompensasi Tumpahan Minyak Karawang Dibagikan Pekan Depan
 
Pertamina Hulu Energi segera mengganti rugi warga yang terdampak tumpahan minyak akibat anomali di sumur YYA-1 di lepas pantai Karawang, Jawa Barat. Tim penanganan dampak eksternal Pertamina Hulu Energi menargetkan pendataan selesai pekan ini.
 
"Kita harapkan pendataan selesai minggu ini. Minggu depan, bisa menyalurkan ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak dari hasil verifikasi," kata Ketua Tim Penanganan Dampak Eksternal Rifkky Effendi.
 
Rifki menyebut hasil pendataaan sudah terkumpul dari 60-70 persen dari area yang terdampak. Data diverifikasi bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Karawang dan dinas terkait lain. Pihaknya tidak ingin kejadian ini mengganggu pendapatan.
 
Upaya pemulihan tumpahan minyak berupaya penguatan infrastruktur sumur dan menutup sumur bor. Tim sudah menerjunkan 279 personel untuk mendata di tujuh kabupaten/kota di tiga provinsi. Wilayah yang didata yaitu Kabupaten Karawang, Bekasi, Kepulauan Seribu, Tanggerang, Kotamadia Serang, Kabupaten Serang dan Kotamadia Cilegon.
 

(UWA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif