Pameran foto mengenai kehidupan Papua yang bertajuk “Penjaga Peradaban Dari Polri Untuk Papua” di gedung Perpustakaan Nasional di jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta. (Istimewa)
Pameran foto mengenai kehidupan Papua yang bertajuk “Penjaga Peradaban Dari Polri Untuk Papua” di gedung Perpustakaan Nasional di jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta. (Istimewa)

Mabes Polri Pamerkan Potret Kehidupan Papua ke Dunia

Nasional
21 Mei 2019 21:20
Jakarta: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar pameran foto mengenai kehidupan Papua bertajuk “Penjaga Peradaban Dari Polri Untuk Papua”. Pameran diselenggarakan di gedung Perpustakaan Nasional di jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta, 13 hingga 24 Mei 2019.
 
Kepala Satgas Binmas Noken Polri Kombes pol Eko Rudi Sudarto mengatakan, pameran diselenggarakan bertujuan untuk mengangkat potret kehidupan masyarakat Papua kepada seluruh dunia. Selain itu pameran juga sebagai momentum peringatan satu tahun Satuan Tugas Binmas Noken Polri di Papua.
 
“Bagaimana potret itu dapat kami sajikan kepada dunia? Ini berjalan bersama kegiatan Polri yang mempunyai suatu program pendekatan kepada masyarakat di Papua melalui Satgas Binmas Noken Polri,” terang Eko.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eko mengatakan, berbagai foto yang diambil oleh para fotografer itu merupakan bagian dari perjalanan berbagai kegiatan Binmas Noken selama satu tahun di Papua.
 
Satgas Binmas Noken Polri mempunyai program pendekatan kepada anak-anak di pedalaman Papua yaitu 'Polisi Pi Ajar' atau Polisi pergi mengajar yang bertujuan memberi trauma healing kepada anak-anak di pedalaman Papua.
 
“Mayoritas masyarakat Papua berada di daerah pegunungan. Program trauma healing ini diperlukan setelah semakin banyak kejahatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kawasan pemukiman di pegunungan. Beberapa daerah yang menjadi daerah tugas Binmas Noken meliputi Wamena, Nduga, Puncak Jaya, Lanny Jaya, dan beberapa daerah lainnya,” tegasnya.
 
Selain itu, program unggulan lainnya, yakni pemberdayaan masyarakat pada sektor pertanian dan peternakan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi peningkatan penghidupan masyarakat lokal yang banyak terganggu oleh adanya kejahatan yang dilakukan oleh KKB, yang eskalasinya mengalami peningkatan sepanjang 2 tahun terakhir.
 
Eko menerangkan, kegiatan pembinaan masyarakat atau dikenal sebagai Binmas dirintis sejak tahun 1990 lalu. Cara itu mampu memberikan pendekatan kepada masyarakat.
 
"Dalam konteks saat ini, Kapolri Jendral Tito Karnavian, kemudian menggagas kembali operasi yang sama sejak April 2018 dan diberi nama Binmas Noken Polri. Penamaan noken diambil dari khasanah budaya peradaban di Papua yang luhur dan kita ingin pertahankan kenapa di momen ini kita ambil judul sebagai penjaga peradaban, karena Polri merasa bahwa peradaban di Papua banyak yang mulia dan kita harus jaga seiring dengan perkembangan waktu,” terangnya.
 
Filosofi ini bermakna luar biasa, yaitu Noken adalah sumber kehidupan, sumber martabat dan sumber peradaban bagi rakyat papua. Semua daerah di Papua pasti memahami apa itu Noken, yang secara harfiahnya sebagai tas.
 
Tetapi bagi mama mama di Papua, Noken adalah sumber kehidupan yang bisa dipakai untuk membawa belanjaan, mengisi hasil panen, membawa putra putinya masa kecil, bahkan untuk satu barang berharga di sana yaitu ternak babi.
 
“Kita mengadopsi kata Noken karena kita ingin mendapatkan masukan dari masyarakat, apa kira kira program Polri yang bisa bersama sama masyarakat. Kemudian, masyarakat tergugah dan merasakan senang dengan kehadiran Polri. Disamping itu, memberikan suasana bahwa tidak ada perbedaan status sosial bahwa masyarakat dan Polri sama sama saling mengisi peradaban,” tuturnya.
 
Polri ingin menjadikan ini moment luar bisa ‘one picture is thousand world’, satu gambar ini berjuta makna kalau bisa dilihat satu persatu. Barangkali masyarakat yang ada di Jakarta ingin melihat potret dunia nyata Papua.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif