Petugas menyiapkan pendaratan helikopter water bombing milik BNPB seusai melakukan pembasahan lahan gambut yang terbakar di Bandar Udara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Senin (12/8/2019). ANTARA FOTO/Tim gabungan pemadam Karhutla.
Petugas menyiapkan pendaratan helikopter water bombing milik BNPB seusai melakukan pembasahan lahan gambut yang terbakar di Bandar Udara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Senin (12/8/2019). ANTARA FOTO/Tim gabungan pemadam Karhutla.

Helikopter BNPB Siram 500 Ton Air di Karhutla Aceh

Nasional kebakaran lahan dan hutan
Antara • 14 Agustus 2019 13:44
Meulaboh: Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya terus dilakukan. Hingga saat ini satu unit helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah menyiram kawasan terbakar dengan air sekitar 500 ton.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek mengatakan pemadaman ini berlangsung sejak Sabtu, 10 Agustus 2019 hingga Selasa, 13 Agustus 2019.
 
"Karena dibantu dengan tingginya curah hujan, kebakaran lahan di Aceh Barat dan sekitarnya dapat lebih mudah dipadamkan," kata Dadek di Meulaboh, Rabu, 14 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dadek menjelaskan helikopter jenis Kamov dengan nomor registrasi RA-31009 tersebut lebih lincah dan pergerakannya sangat cepat untuk mengangkut air dari sumber air ke lokasi kebakaran hutan melalui udara. Bahkan, daya angkutnya juga lebih besar untuk sekali terbang dengan berat air yang diangkut mencapai lima ton.
 
"Kami berterima kasih kepada penyedia jasa helikopter dan BNPB pusat yang sudah berkenan mengirimkan satu unit helikopter ke Aceh untuk membantu mengatasi karhutla khususnya di Kabupaten Aceh Barat," jelas Dadek.
 
Pihaknya juga mengapresiasi gerak cepat dari Pemkab Aceh Barat melalui BPBD, TNI, Polri dan relawan lainnya yang telah melakukan upaya pemadaman api siang dan malam guna memadamkan titik api di sejumlah lokasi di kabupaten tersebut selama beberapa pekan lalu.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif