Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Alamsyah Pelupessy, beserta jajaran memberikan keterangan pers penangkapan 9 tersangka kasus pembunuhan berencana, Senin, 27 Juni 2022. ANTARA/HO-Polres Muba
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Alamsyah Pelupessy, beserta jajaran memberikan keterangan pers penangkapan 9 tersangka kasus pembunuhan berencana, Senin, 27 Juni 2022. ANTARA/HO-Polres Muba

Komplotan Pembunuh Bayaran di Musi Banyuasin Dilumpuhkan

Antara • 28 Juni 2022 06:38
Muba: Komplotan pembunuh yang diduga dibayar untuk masalah dendam persaingan bisnis terhadap seorang warga dilumpuhkan aparat Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan.
 
Kepala Polres Muba, AKBP Alamsyah Pelupessy, mengatakan ada sembilan tersangka komplotan pembunuh yang ditangkap personel Satreskrim.
 
"Masing-masing tersangka ditangkap personel kami pada waktu dan tempat berbeda dari hasil pengembangan atas tiga pelaku (Efran, Erik Pratama, Juliansyah) yang lebih dulu ditangkap pada Sabtu (11/6). Saat ini semuanya sudah diringkus ke Mapolres," kata Alamsyah di Sekayu, Muba, Senin, 27 Juni 2022.
 
Baca: Penembak Direkrut Khusus Bunuh Petani di Aceh Besar

Sembilan tersangka tersebut yakni Efran, Erik Pratama, Juliansyah, Jhoni Kusmoyo, Apriadi, Alpino, Bobby Laniastra, Tarmizi, dan Firmansyah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia sembilan pelaku tersebut diduga komplotan pembunuh bayaran atas pesan seseorang untuk menewaskan Reli Sepriadi (33) warga kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Muba, pada Sabtu (26/3).
 
Kepada penyidik para pelaku tersebut mengaku dijanjikan upah senilai Rp5 juta oleh seseorang yang masih dalam pengejaran aparat Satreskrim Polres Muba.
 
"Seseorang itu dalam pengejaran, ia diduga ?????memerintahkan para tersangka membunuh korban dikarenakan dendam permasalahan bisnis," jelas Alamsyah.
 
Bisnis itu belakangan diketahui terkait jual-beli narkoba yang dalam proses pengembangan aparat kepolisian.
 
"Dari pengakuan tersangka, korban berkaitan dalam bisnis tersebut, sehingga mereka dipesan oleh seseorang itu untuk menghabisi nyawanya (korban)," ungkapnya.
 
Berdasarkan laporan kepolisian, para pelaku dengan sengaja membujuk korban Reli ke lokasi sebuah pesta di Desa Pandang Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, Muba.
 
Dalam bujukannya para pelaku mengajak korban menggunakan sabu-sabu setibanya di pesta tersebut hingga merekapun berangkat bersama-sama berboncengan kendaraan bermotor.
 
Setibanya di lokasi tersebut delapan tersangka menikam korban menggunakan senjata tajam sementara tersangka Firmansyah bertugas mengawasi.
 
Korban Reli ditemukan tewas oleh warga Desa Pandan Dulang pada Senin (28/3) sekitar pukul 20.45 WIB di lokasi tempat kejadian perkara. Setelah dilakukan pemeriksaan pada tubuh korban ditemukan sebanyak 41 luka tusukan.
 
Atas perbuatan tersebut sembilan pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, Subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup.
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif