Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto memperlihatkan barang bukti sabu-sabu di Mapolres Aceh Utara, Rabu (21/7/2021). ANTARA/Polres Aceh Utara
Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto memperlihatkan barang bukti sabu-sabu di Mapolres Aceh Utara, Rabu (21/7/2021). ANTARA/Polres Aceh Utara

Peredaran 7 Kg Sabu di Aceh Utara Digagalkan

Nasional narkoba polri narkotika internasional Sabu
Antara • 22 Juli 2021 06:33
Banda Aceh: Kepolisian Resor Aceh Utara menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat tujuh kilogram. Petugas juga menangkap tiga pelaku diduga pembawa barang terlarang itu.
 
Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto mengatakan, para pelaku ditangkap secara terpisah. Antara lain di Desa Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara dan Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.
 
"Ketiga pelaku berinisial IR, 40; S alias LIS, 25; dan MA alias Bada, 23. Tersangka IR ditangkap pekan lalu di perumahan nelayan di Desa Ulee Rubek," kata AKBP Tri Hadiyanto di Aceh Utara, Rabu, 22 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bandar Sabu di Tangerang Ditangkap
 
Dia menerangkan, setelah menangkap pelaku IR, petugas menangkap pelaku S dan MA di Kabupaten Aceh Tamiang. Sebelumnya menangkap pelaku S, petugas melakukan penggerebekan di rumahnya di desa tersebut.
 
Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan ransel atau tas punggung berisi tujuh paket sabu-sabu dengan tujuh kilogram. Tas ransel tersebut ditemukan di loteng rumah pelaku S.
 
"Pada saat penggerebekan, pelaku S alias LIS tidak berada di rumah tersebut. Pelaku S kabur ke Aceh Tamiang. Petugas mengejar S ke daerah tersebut bekerja sama dengan Polres Aceh Tamiang," imbuhnya.
 
Dia mengatakan, petugas menangkap pelaku S alias LIS di di kawasan Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Bersama S, polisi turut menangkap MA alias Bada.
 
Baca: Bandar 3 Kg Sabu Ditangkap di Kota Bekasi
 
"Saat penangkapan, kedua pelaku melawan petugas, sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur. Petugas menembak betis keduanya," katanya.
 
Dia mengungkap, dari hasil pemeriksaan, pelaku IR berperan membantu memindahkan sabu dari pinggir laut ke sepeda motor penjemput. Sementara, pelaku S alias LIS dan MA alias Bada berperan menjemput sabu dengan perahu motor nelayan di tengah laut. Ketika dijemput di laut, barang terlarang tersebut sebanyak tiga karung.
 
"Polisi juga sudah menetapkan empat pelaku lainnya sebagai DPO. Mereka memiliki peran masing-masing, termasuk pengendali penyelundupan sabu," jelasnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif