Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengunjungi Polresta Malang Kota, Rabu 12 Februari 2020. (Dokumentasi Humas Polresta Malang Kota)
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengunjungi Polresta Malang Kota, Rabu 12 Februari 2020. (Dokumentasi Humas Polresta Malang Kota)

KPAI Tangani Langsung Kasus Perundungan di Malang

Nasional perundungan
Daviq Umar Al Faruq • 12 Februari 2020 20:52
Malang: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menangani langsung kasus perundungan yang menimpa seorang pelajar SMPN 16 Kota Malang, MS, 13. Hari ini sejumlah perwakilan dari KPAI mengunjungi Polresta Malang Kota untuk berkoordinasi terkait penanganan kasus tersebut.
 
Komisioner KPAI, Retno Listyarti, mengatakan kasus perundungan yang terjadi di SMPN 16 Kota Malang saat ini tengah menjadi perhatian publik. Sebab kasus ini melibatkan anak usia di bawah 13 tahun, sehingga proses hukum yang dilalui harus menggunakan sistem peradilan pidana anak.
 
"Mulai dari proses pemeriksaan, harus didampingi oleh orangtuanya. Kami ingin memastikan ini dan ternyata sudah dilakukan oleh polisi," kata Retno di Polresta Malang Kota, Rabu, 12 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Retno menjelaskan jika pihaknya juga meminta hak rehabilitasi anak bisa dilakukan dengan baik. Mulai dari saksi, korban maupun pelaku. "Pemberian pendampingan dan pertimbangan rekomendasi dari psikolog juga diperlukan. Terutama, terhadap korban. Yang paling penting dia tenang dulu," jelas Retno.
 
Kamis, 13 Februari 2020, KPAI berencana bertemu dengan Pemerintah Kota Malang dan dinas terkait. Pertemuan ini dilaksanakan untuk membahas evaluasi terkait beberapa kasus kekerasan terhadap anak.
 
"Selain itu, kami juga akan membicarakan terkait korban, apakah ia masih nyaman bersekolah disana atau tidak. Kalau tidak, kami meminta dinas terkait untuk mencarikan sekolah yang tak jauh dari rumahnya," ungkap Retno.
 
Sementara Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait, mengatakan polisi dalam waktu dekat bakal memanggil dua anak yang telah ditetapkan tersangka.
 
"Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Sejauh ini, semua pihak sudah memenuhi panggilan kami. Kemudian, akan melakukan rekonstruksi. Mudah-mudahan, bisa dilakukan minggu ini," kata Yunar.
 
Sebelumnya Polresta Malang Kota telah menetapkan dua tersangka tindak pidana kekerasan pada kasus perundungan yang menimpa seorang siswa kelas VII di SMPN 16 Kota Malang, Jawa Timur, MS, 13. Keduanya merupakan tersangka anak berinisial WS (siswa kelas VIII) dan RK (siswa kelas VII).
 
Jari tangan MS terpaksa diamputasi di rumah sakit Lavalette, Kota Malang, Jawa Timur. Siswa kelas VII itu sebelumnya juga mendapatkan perawatan medis karena diduga menjadi korban perundungan.
 

 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif