ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Epidemiolog: Gelombang Pertama Covid-19 Belum Usai

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 30 Juli 2020 11:10
Yogyakarta: Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Riris Andono Ahmad, menyebut Indonesia belum selesai melewati gelombang pertama virus korona covid-19. Menurut dia, penambahan jumlah kasus yang terjadi saban hari dengan kecenderungan tinggi jadi bukti.
 
"Gelombang kan pasti ada puncaknya, ada penurunannya, baru kemudian dilanjutkan gelombang berikutnya. Saat ini kasus hariannya relatif tinggi mendatar, artinya memang belum ada tren penurunan," kata Riris dihubungi, Rabu, 29 Juli 2020.
 
Menurutnya, ungkapan gelombang kedua covid-19 dari Presiden Joko Widodo pada Selasa, 28 Juli, bisa mengandung sejumlah makna. Salah satunya bisa potensi penambahan jumlah kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Artinya (bicara gelombang kedua covid-19) bisa penambahan kasus yang lebih besar dibandingkan yang terjadi saat ini," kata anggota Tim Perencanaan Data dan Analisis Gugus Tugas Covid-19 DIY ini.
 
Baca:241 Orang di Sumut Terjangkit Covid-19 dalam Sehari
 
Lelaki yang akrab disapa dokter Doni ini berujar peningkatan mobilitas manusia yang mulai terjadi dalam beberapa pekan terakhir bisa jadi salah satu jalan penambahan kasus. Bahkan, secara nasional jumlah penambahan kasus stabil tinggi.
 
Setidaknya, ada 2.381 kasus baru pada Rabu, 29 Juli 2020. Di sisi lain, di DIY, jumlah penambahan kasus turut alami lonjakan dalam sepekan terakhir. Penambahan kasus tertinggi di DIY yakni pada 21 Juli dengan 28 kasus. Hari ini bertambah 15 kasus.
 
"Jadi, setiap ada peningkatan mobilitas akan ada risiko peningkatan penularan berati kasusnya akan meningkat lebih tinggi," ujarnya.
 
Ia mengungkapkan publik harus mewaspadai dan ikut berupaya mencegah penularan covid-19. Menjaga kebersihan, memakai masker, dan penerapan protokol kesehatan yang lain harus dijalankan.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif