Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Dana Desa Sepakung untuk KBM Daring

Nasional Virus Korona Pembelajaran Daring
Antara • 29 Juli 2020 20:52
Semarang: Anggaran dana desa di Desa Sepakung, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dimanfaatkan oleh perangkat desa setempat untuk membantu kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring saat pandemi covid-19. Semua anak di desa kini bisa belajar dengan fasilitas internet.
 
"Jadi meskipun area kami susah sinyal, anak-anak tetap bisa belajar dengan nyaman saat proses belajar daring saat ini," kata Kepala Desa Sepakung, Ahmad Nuri, di hadapan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Semarang, Rabu, 29 Juli 2020.
 
Pihaknya telah mengoptimalkan dana desa untuk menjadikan Desa Sepakung menjadi desa pintar lengkap dengan jaringan internet. Tidak hanya di kantor kelurahan, lanjut dia, jaringan internet sudah masuk ke seluruh wilayah RW di desa itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahun depan rencananya jaringan internet akan bisa dinikmati di tingkat RT," jelasnya.
 
Baca:Rela Menyebrang Sungai Demi Bisa Belajar
 
Melalui pemanfaatan dana desa tersebut, kecepatan internet 30 Mbps disiapkan untuk menjamin kelancaran mengakses jaringan internet. Khusus untuk pelajar bisa mengakses internet secara gratis.
 
"Itu dikelola BUMDes Pak, jadi sementara yang siswa gratis, tapi tahun depan kalau sistem daring masih berjalan, kami akan kenakan tarif 50 persen dari tarif biasanya. Kalau biasanya per kepala rumah tangga Rp50 ribu per bulan, maka diminta membayar Rp25 ribu saja," ujarnya.
 
Bagi pelajar di Desa Sepakung yang tidak memiliki gawai, pihak sekolah menerjunkan gurunya ke desa untuk melakukan proses belajar mengajar dengan metode tatap muka. Tapi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
 
Para pelajar yang tidak memiliki peralatan daring, dikumpulkan dengan jumlah maksimal 10 orang untuk mendapat pelajaran oleh guru yang datang. Pihaknya mengerahkan Satgas Jogo Tonggo.
 
"Ini sekaligus memastikan protokol kesehatannya berlangsung dengan baik," jelasnya.
 
Mendengar paparan Kades Ahmad Nuri, Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi yang telah dilakukan pemerintah Desa Sepakung, khususnya dalam pemanfaatan dana desa untuk KBM daring.
 
"Ini contoh keren, Pak Kades membuat jaringan wifi di mana-mana bahkan bisa meng-cover 100 persen sampai wilayah RW, sekarang mau ditingkatkan lagi sampai ke RT. Hebat ini," ujar Ganjar.
 
Selain itu, bagi para pelajar yang tidak punya gawai, lanjut dia, ada guru yang mendatangi ke desa untuk proses belajar mengajar dan pihak desa mengawasi ketat dengan Satgas Jogo Tonggonya sehingga protokol kesehatannya bisa terjaga.
 
"Ini sudah jalan dan bagus banget. Dana desa dioptimalkan untuk hal positif, Satgas Jogo Tonggo bisa berjalan maksimal, ini keren dan menurut saya, ini solutif," katanya.
 

(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif