Ilustrasi. (Foto: MI/Cikwan Suwandi)
Ilustrasi. (Foto: MI/Cikwan Suwandi)

Dua Pasar Tradisional di Bojonegoro Ditutup

Nasional Virus Korona
Media Indonesia • 12 Mei 2020 18:51

Bojonegoro: Dua pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terpaksa ditutup setelah 82 pedagang dinyatakan positif covid-19 hasil rapid test.
Puluhan pedagang asal Pasar Dander Bojonegoro dan Pasar Banjarejo itu kemudian dikarantina pada sejumlah tempat.
 
"Iya hasil rapid test kemarin (82 pedagang positif covid-19), terpaksa Pasar Dander dan Pasar Banjarejo ditutup," kata juru bicara Penanganan Covid-19 Bojonegoro, Masirin, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Baca juga:Petruk, Gareng, dan Semar Sosialisasikan PSBB di Cirebon

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, kata Masirin, sebanyak 99 pedagang di Pasar Banjarejo dilakukan rapid test. Hasilnya, 25 orang pedagang reaktif. Begitu pula di Pasar Dander, dari 201 pedagang yang diperiksa, 57 orang di antaranya terindikasi terjangkit virus korona.
 
"Dua pasar itu kemudian di tutup untuk dilakukan pembersihan dari virus," tambahnya.
 
Lebih lanjut, menurut Masirin, khusus Pasar Dander, penutupan tak berlangsung lama. Sebab pemerintah desa setempat meminta agar pasar tak ditutup alih-alih hanya mengarantina pedagang yang hasil rapid test positif.
 
Tempat karatina, imbuh dia, antara lain di gedung Balai Latihan Kerja (BLK), gedung Wanatirta, dan gedung Gelanggang Olahraga (GOR), serta shelter Desa Dander. (Ahmad Yakub)
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif