Ilustrasi: Foto Antara/Oky Lukmansyah
Ilustrasi: Foto Antara/Oky Lukmansyah

Dugaan Korupsi Bansos di Bojonegoro Makin Santer

Nasional korupsi bansos Virus Korona
MetroTV • 04 Agustus 2020 11:06
Bojonegoro: Pembagian bantuan sosial terdampak covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diduga dikorupsi. Pasalnya, warga penerima bantuan, tiba-tiba kembali menerima yang tunai meskipun telah mendapat paket sembako.
 
Dugaan korupsi muncul lantaran adanya ketakutan oknum yang bermain bansos ketahuan. Modus yang dilakukan dengan mengurangi nilai paket sembako.
 
"Seperti yang terjadi di desa saya. Nilai paket bantuannya lebih kecil dari alokasi anggaran," ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angling Dharma, Muhamad Nasir, melansir Clicks.id, Selasa, 4 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:7 Kasus Diduga Sunat Bansos Covid-19 Diusut Polda Riau
 
Nasir menerangkan, nilai paket bantuan yang dibagikan ke warga tidak sama dengan alokasi anggaran sebesar Rp150 ribu per paket. Paket yang diterima warga di desanya lebih kecil.
 
"Kita minta pemerintah transparan dalam pemberiaan paket bantuan ini. Berapa anggarannya, siapa yang berhak dapat," imbuhnya.
 
Dia menerangkan, dugaan korupsi bansos semakin santer setelah warga penerima sembako mendapat uang tunai. Temuan tersebut dinilai mencurigakan.
 
"Ini ada apa, kok dikembalikan lagi ke uang tunai. Artinya dari awal pemberian bantuan ini ada yang tidak beres," tegasnya.
 
Nasir meminta Pemerintah Kabupaten Bojoneoro untuk transparan perihal pembagian bansos. Selain itu, penegak hukum diminta aktif mengawasi bansos.
 
"Jika ada penyelewengan harus ditindak sesuai hukum," ujarnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif