NEWSTICKER
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah. ANTARA/Nur Imansyah
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah. ANTARA/Nur Imansyah

NTB Tetapkan Status Darurat Virus Korona

Nasional Virus Korona
Antara • 16 Maret 2020 17:46
Mataram: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan status siaga darurat bencana non alam virus korona covid-19 untuk meningkatkan antisipasi masuknya virus.
 
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengatakan Pemprov NTB juga meliburkan sekolah selama 14 hari bagi seluruh siswa SMA/SMK kelas 10 dan 11 yang mulai efektif, Senin, 16 Maret 2020.
 
"Status siaga darurat bencana non alam covid-19 untuk mengantisipasi masuknya virus korona di NTB," kata Zulkieflimansyah di NTB, Senin, 16 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Syarat Penentuan KLB Korona di Yogyakarta
 
Zulkieflimansyah menjelaskan untuk siswa kelas 12 tetap masuk normal karena akan melaksanakan persiapan ujian nasional dan ujian sekolah.
 
Tak hanya siswa SMA/SMK, pihaknya juga meminta kepada kabupaten kota untuk meliburkan siswa sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) selama waktu 14 hari.
 
Instruksi meliburkan ini juga untuk perguruan tinggi baik negeri dan swasta serta pondok pesantren termasuk siswa MI/MTS/MA yang ada di bawah Kementerian Agama.
 
"Kenapa, karena ditengarai masa inkubasinya sampai 14 hari," jelas Zulkieflimansyah.
 
Selain meliburkan siswa SMA/SMK, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB juga meminta kepada kabupaten kota untuk meliburkan siswa sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) selama waktu 14 hari.
 
Disamping itu, Pemprov NTB juga memutuskan melarang pejabat untuk berpergian ke luar daerah maupun luar negeri, termasuk bagi anggota DPRD. Hal ini dilakukan untuk menghindari merebaknya virus tersebut.
 
"Kecuali ada kebutuhan mendesak penting, ASN dan DPRD NTB enggak boleh bepergian dari NTB," jelas Zulkieflimansyah.
 
Pemprov NTB juga menutup akses pintu masuk menuju destinasi wisata tiga Gili (Trawangan, Air dan Meno) yang ada di Kabupaten Lombok Utara dari seluruh kunjungan wisatawan khususnya warga negara asing selama dua pekan atau 14 hari.
 
"Karena di Bali sudah ditemukan kasus positif virus korona, akses ketiga Gili kita tutup," pungkas Zulkieflimansyah.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif