ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pemprov Jatim Minta DKI Jakarta Perpanjang Massa PSBB

Nasional Virus Korona PSBB
Amaluddin • 17 Mei 2020 19:04
Surabaya: Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Nyono, memastikan tidak ada mudik lebaran antar daerah di Jatim. Hal ini untuk menanggapi adanya pembahasan kebijakan kelonggaran mudik, di sejumlah wilayah seperti Jawa Barat dan DKI Jakarta.
 
"Untuk mudik dilarang, tetap tidak boleh. Tidak ada kelonggaran untuk mudik seperti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020," kata Nyono, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu, 17 Mei 2020.
 
Nyono menegaskan, mudik yang dilarang adalah mudik antar daerah di Jatim. Sementara mudik lokal khususnya aglomerasi PSBB di wilayah Surabaya Raya diperbolehkan. Misalnya, warga Gresik atau Sidoarjo yang ada di Surabaya boleh mudik ke Gresik atau ke Sidoarjo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Surabaya, Sidoarjo, Gresik, satu daerah PSBB tidak ada masalah. Tapi kalau keluar dari wilayah PSBB tidak boleh, seperti warga dari Surabaya atau Gresik mudik ke Jombang atau ke Banyuwangi tidak boleh," jelasnya.
 
Pemprov Jatim, lanjut Nyono, terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus korona di Jatim. Salah satunya mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta, memperpanjang penerapan PSBB hingga 31 Mei 2020. Sementara PSBB Jakarta akan berakhir pada 21 Mei 2020.
 
Nyono mengaku khawatir, jika PSBB DKI Jakarta berakhir sebelum Hari Raya Idulfitri 2020, terjadi gelombang mudik dari DKI Jakarta menuju Jatim akan sulit dikendalikan.
 
"Makanya kami usul agar Jakarta perpanjang PSBB setidaknya sampai 31 Mei. Sehingga peluang mudik ke Jatim kecil," pungkas Nyono.
 

 

(ALB)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif