Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Pemkab Tangerang Siapkan Hotel Khusus Isolasi Pasien Omicron

Nasional Kabupaten Tangerang Omicron Varian Omicron
Hendrik Simorangkir • 11 Januari 2022 19:37
Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan tempat isolasi khusus bagi para pelaku perjalanan luar negeri guna mengantisipasi penularan covid-19 varian Omicron. Isolasi atau karantina khusus itu ditujukan bagi status orang tanpa gejala (OTG). 
 
"Karantina khusus itu di Hotel Yasmin. Di sana bisa dirawat dan ditangani langsung, tidak perlu lagi dibawa ke Wisma Atlet Jakarta, karena yang di sana juga sudah cukup penuh dan padat oleh masyarakat yang berdatangan dari luar negeri," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Selasa, 11 Januari 2022. 
 
Zaki menuturkan alasan pihaknya menunjuk Hotel Yasmin sebagai tempat karantina khusus, lantaran fasilitas yang dimiliki mampu menampung dan merawat masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini bisa untuk menampung masyarakat yang sudah terkonfirmasi positif tanpa gejala. Ini juga representatif untuk karantina masyarakat," ucap dia.
 
Baca: 1 Warga Kabupaten Cirebon Positif Omicron
 
Selain itu, Pemkab Tangerang akan mendukung segala segala sarana, prasarana hingga kesiapan tenaga medis di hotel tersebut. Hal itu bertujuan agar warga yang baru pulang dari luar negeri tidak harus ke Wisma Atlet.
 
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Faridz mengatakan, saat ini pihaknya siap untuk mendukung dan melayani masyarakat yang akan melakukan isolasi atau pun karantina di Hotel Yasmin. Terlebih, kapasitas tempat tidur isolasi, obat-obatan dan tenaga medis sudah mumpuni. 
 
"Untuk kesiapannya yang jelas kita siap, kalau nanti ada yang jalani isolasi di Yasmin. Jadi kita seperti biasa saja melayani seperti pada saat kasus sedang tinggi," kata Faridz.
 
Faridz menjelaskan untuk ketersediaan kapasitas tempat tidur isolasi di Hotel Yasmin, terdapat 120 kamar. Apabila, lanjutnya, nanti tidak mencukupi maka pihaknya akan melakukan penambahan ruangan sebanyak 80 kamar. 
 
"Dari ketersediaan 120 kamar itu seiring dengan kamar para medis. Dan yang siap sekitar 105 kamar, tetapi jika nanti ada lonjakan kita akan ada penambahan fasilitas sebanyak 80 kamar," jelasnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif