Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Riau Distribusikan 20 Ribu Dosis Vaksin ke Kabupaten/Kota

Nasional Virus Korona vaksin covid-19 Pencegahan Covid-19 penanggulangan covid-19
Media Indonesia.com • 12 Januari 2021 12:39
Pekanbaru: Pemerintah Provinsi Riau mulai mendistribusikan sebanyak 20 ribu dosis vaksin covid-19 Sinovac ke kabupaten/kota jelang kegiatan vaksinasi.
 
"Hari ini vaksin akan didistribusikan ke kabupaten dan kota dari UPT IFLK Jalan kesehatan Pekanbaru menuju dua kabupaten yaitu Kampar dan Pelalawan. Pelaksanaan (vaksinasi) akan dilakukan di dua kabupaten itu dan Kota Pekanbaru," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi
Yuliani Nazir, Selasa, 12 Januari 2021.
 
Mimi menjelaskan ribuan vaksin itu sebelumnya disimpan di ruangan pendingin Unit Pelaksana Teknis (UPT) Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan (IFLK) Dinas Kesehatan Riau. Setiap harinya, ribuan dosis vaksin itu juga harus dilakukan pengecekan suhu sekitar 6-8 derajat celsius selama dua kali sehari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 20 ribu dosis vaksin covid-19 tersebut merupakan bagian dari empat juta dosis vaksin yang sedianya diterima oleh Provinsi Riau. Vaksin itu akan didistribusikan ke 12 kabupaten dan kota dengan prioritas penerima pertama vaksinasi ialah para tenaga kesehatan yang berjumlah sekitar 35.985 orang.
 
Baca juga: Tempat Usaha di Malang Kekeh Buka Malam saat PPKM
 
Sementara itu, perkembangan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 Riau terus bertambah. Hingga Senin malam, 11 Januari 2021, terdapat penambahan 88 kasus terkonfirmasi covid-19 dan penambahan 99 pasien yang dinyatakan sembuh. Sedangkan kabar duka, terdapat penambahan dua pasien yang dinyatakan meninggal karena covid-19.
 
"Sampai saat ini total terkonfirmasi 26.386 kasus dengan isolasi mandiri 900 orang, rawat di rumah sakit 488 orang, sembuh 24.378 orang, dan 620 meninggal," jelas Mimi.
 
Ia mengungkapkan, suspek yang isolasi mandiri berjumlah 2.409 orang dan isolasi di rumah sakit berjumlah 10 orang. Kemudian selesai isolasi berjumlah 61.715 orang, meninggal berjumlah 169 orang. Sehingga total suspek berjumlah 64.303 orang.
 
"Spesimen diperiksa berjumlah 444 sampel dan jumlah orang diperiksa berjumlah 384 orang. Sampai hari ini, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad telah memeriksa 204.273 spesimen," jelas dia. (Rudi Kurniawansyah)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif